JENGUK KORBAN: Kajati Banten menjenguk korban yang dibakar suaminya di RSUD Berkah Pandeglang, kemarin. (Purnama/Radar Banten)
PANDEGLANG-Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten Leonard Eben Ezer Simanjutak menjenguk pasien korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di RSUD Berkah Pandeglang. Kedatangan Kejati Banten didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Pandeglang Helena Octavianne dan Direktur RSUD Berkah Pandeglang Eni Yati.
Leonard mengatakan, kedatangannya secara khusus untuk menjenguk setelah mengetahui ada kasus tersebut di Pandeglang.
“Saya datang ke sini atas nama bapak Jaksa Agung ST Burhanudin dan selaku seluruh kesatuan Jaksa Indonesia. Kami melihat rasa empati kami kepada ibu dan anaknya,” kata dia di RSUD Berkah Pandeglang, Rabu (5/10).
Loanard mengaku miris dengan kasus tersebut sehingga membuat dirinya datang untuk memberikan simpati kepada korban.
Tidak hanya menjenguk, dia juga melakukan koordinasi dengan Kajari Pandeglang untuk meminta informasi sejauh mana penanganan perkaranya. Diketahui, selain sang istri, dalam peristiwa tersebut juga ada korban lain yakni anak pelaku.
“Alhamdulillah anak itu sudah bisa pulang walaupun masih ada perawatan-perawatan yang harus dijalankan. Sementara ibunya tadi itu masih dalam program perawatan terus karena itu kami sangat prihatin dan kewajiban Jaksa Indonesia juga harus lihat kondisinya dari sisi kondisi sekarang tapi bagaimana kita lihat korban ini kan diluar dari korban kejahatan dia juga ada temu masa depan,” katanya.
Dia mengatakan mendapat informasi kalau pelaku KDRT melarikan diri. Terkait hal itu dia sudah minta langsung Kajari Pandeglang untuk berkoordinasi dengan Kapolres Pandeglang.
“Upaya maksimal harus kita lakukan. Pelakunya agar segera diproses untuk mengetahi motifnya apa, dan kemudian ingin memastikan bahwa penegakan hukum itu hadir, di tengah-tengah masyarakat,” katanya.
Dengan kehadiran si Pelaku, dikatakan Kajati, mudah mudahan bisa diketahui motifnya apa. Serta meminta intelijen turut mencari pelaku.
“Kita ini Banten, jangan sampai kekerasan perempuan ini terjadi di Banten. Ini menjadi PR kita, mari sama-sama menggerakan melindungi perempuan dan anak peduli terhadap perempuan dan anak, karena mereka anak ini generasi penerus bangsa,” katanya.
Kakak Kandung Korban Amamah mengucapkan terima kasih atas kepedulian dari Kajati Banten membantu pemulihan adiknya.
“Kalau kami manut saja, gimana baiknya. Dan semoga untuk pelakunya dapat segera ditangkap,” katanya.
Diketahui, pelaku DN melakukan pembakaran dengan menyiramkan bensin kepada istrinya AN dan anak tirinya AK (3) yang sedang terlelap tidur di Kelurahan Kadomas, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, pada hari Sabtu, 24 September 2022 sekira pukul 03.00 WIB. (mg-01/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
- NUSANTARA metro disway
- FOKUS DISWAY
