TKP: Petugas kepolisian memeriksa tempat kejadian pembunuhan pasutri di rumahnya, Kampung Nanggerang, Desa Haur Gajruk, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Selasa (4/10).
Kasus Pembunuhan Pasutri di Lebak
LEBAK-Sehelai kerudung ditemukan polisi di kebun tak jauh dari kediaman pasangan suami istri (pasutri) Barnas (60), dan Onah (58). Kerudung itu diduga milik Onah, warga Kampung Nanggerang, Desa Haur Gajruk, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak.
“Kemarin kita temukan adanya sebuah kerudung yang diduga milik korban tidak jauh dari TKP, “ kata Kasat Reskrim Polres Lebak Inspektur Polisi Satu (Iptu) Andi Kurniadi kepada Radar Banten, Rabu (5/10).
Diketahui, pasutri itu ditemukan tewas di rumahnya pada Selasa (4/10) pagi. Pada jasad kedua korban ditemukan luka bacok pada bagian lengan, leher hingga punggung. Jasad pasutri paruh baya yang dikenal warga sekitar memiliki usaha warung dan pemborongan kayu ini kali pertama ditemukan oleh satpam perumahan.
Namun, polisi masih belum menemukan senjata tajam (sajam) yang digunakan pelaku saat menyisir di sekitar lokasi kejadian.
“Pada kerudung itu kita tidak temukan adanya bercak darah, dan untuk sajamnya masih juga belum kita temukan,” ucapnya.
Saat ini polisi masih menunggu hasil autopsi jasad kedua korban. Selain itu, polisi masih mencari petunjuk di lapangan dengan meminta keterangan warga di lokasi kejadian.
“Sampai hari ini sudah ada 12 saksi yang kita periksa, untuk identitasnya mungkin kita belum bisa sampaikan, tapi yang kita sudah periksa mulai dari keluarga, orang sekitar TKP, dan orang-orang dekat korban,” ungkapnya.
Kapolres Lebak Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wiwin Setiawan mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh, korban miliki warung yang tutup pada malam hari. “Tetapi hanya orang tertentu saja yang dibukakan untuk dilayani, ini masih kita dalami, perkembangan lebih lanjut nanti akan disampaikan,” kata Wiwin.
Mutia, warga Kecamatan Cipanas mengaku kasus pembunuhan tersebut baru pertama kali terjadi di Cipanas. Untuk itu, dia berharap pihak polisi dapat segera menangkap pelaku.
“Kita harap pelaku ini segera ditangkap pak, karena ini sudah sangat meresahkan. Kita jadi takut kalau pelaku masih berkeliaran di luar,” tuturnya. (mg-02/nda)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
