DECEMBER 9, 2022
Pandeglang

Siswa SD Hilang Terseret Ombak di Carita

post-img

PANDEGLANG - Siti Ramadanti (11), siswa sekolah dasar hilang terseret ombak di Pantai Lagundi Carita di Kecamatan Carita, Rabu (6/7) sekira pukul 6.00 WIB. Warga Kampung Durung, Desa Sindang Laut, Kecamatan Carita tersebut sedang bermain bersama rekan-rekannya di pantai dan terseret ombak.

Ketua Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Banten Ade Ervin menginfor­masikan, saat kejadian korban sedang bermain di pantai bersama teman-temannya. Tiba-tiba, korban terseret ombak dan hilang. Untuk itu, rekan-rekan korban melaporkan kejadian tersebut kepada masyarakat sekitar.

"Kronologinya mereka itu sedang liburan sekolah,. Pagi itu ceritanya ada kegiatan nyu­buh sekira pukul 5.30 WIB. Saat ber­main di tepi pantai tiba-tiba korban itu tenggelam terseret ombak," katanya ketika dihubungi Radar Banten.

Rekan korban berupaya memberikan pertolongan terhadap korban. Namun, upaya tersebut gagal dan korban hilang.

"Bahkan temen korban yang mau me­nolong juga ada yang mau terseret. Beruntung ditolong sama warga setempat yang tengah beraktivitas di tepi pantai," ujarnya. 

Kondisi ombak di Pantai Laguna Carita saat ini memang sedang tinggi. Sudah empat hari ketinggian gelombang men­capai 2,5 meter. 

"Termasuk hari ini ombak besar. Tim gabungan sedang melakukan pencarian korban dengan menggunakan peralatan SAR," ungkapnya. 

Kasat Polairud Polres Pandeglang AKP Zulhamdi Ampera mengatakan, saat ini tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang hilang terseret ombak. 

"Tim gabungan masih di lokasi untuk melakukan pencarian dan penyisiran. Dibantu Basarnas dan Balawista Banten," jelasnya. 

Kasubsi Operasi Pencarian Basarnas Banten Hairoe Amir menambahkan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten me­­nerima informasi kondisi mem­bahayakan manusia satu orang terseret ombak di Pantai Lagundi Carita. 

"Kita menerima info dari Balawista Banten sekira pukul 9.50 WIB. Korban dinyatakan hilang tenggelam usai bermain ke Pantai Lagundi karena terbawa arus ombak besar dan sampai saat ini korban belum ditemukan," katanya. 

Kegiatan operasi SAR pada hari pertama, Tim Rescue Unit Siaga SAR Pandeglang berangkat menuju lokasi kejadian dan langsung melakukan koordinasi dengan potensi SAR lainnya. Hasil pencarian masih nihil. 

Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan menggunakan Rubber Boat bersama Unit Siaga SAR Pandeglang, Lanal Pan­deglang, Polairud Polres Pandeglang, BMKG Serang, Syahbandar, BPBD Pan­deglang, Polsek Carita, Balawista Ban­ten, dan masyarakat. " Kita lakukan pen­carian sampai ke tengah laut dan pe­nyisi­ran di tepi pantai," tegasnya.(mg-01/tur)