DECEMBER 9, 2022
Pandeglang

Kementan Bangun JUT Poktan Karya Makmur

post-img

PENGECORAN: Sejumlah pekerja tengah melakukan pengecoran Jalan Usaha Tani di Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, kemarin. (Purnama/Radar Banten)

PANDEGLANG - Kementerian Pertanian (Kementan) merealisasikan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) bagi Kelompok Tani (Poktan) Karya Mak­mur di Kelurahan Pagerbatu, Ke­camatan Majasari. Pembangunan JUT disalurkan Kementerian kepada Pok­tan Karya Makmur melalui pro­gram flood management in selected river basins (FMSRB) pada 2022.

Pendamping Pertanian Program FSRMB Ahmad Fathoni membenarkan, Poktan Karya Makmur menerima bantuan program JUT. “Selain JUT, petani menerima program bantuan bibit Jahe Merah,” katanya kepada Radar Banten, Selasa (6/9).

Kalau JUT, Poktan Karya Makmur men­­dapatkan bantuan pemba­ngu­nan infrastruktur jalan sepanjang 342 meter dan lebar 2 meter. Jalan tersebut dibangun pada lahan hibah dari para petani.

“Jadi membuat akses jalan baru. Da­ri tadinya hanya bisa dilewati pe­jalan kaki, sekarang sudah bisa dilalui kendaraan,” ujarnya.

Hal itu sesuai dengan tujuan peme­rintah, karena memang bantuan JUT ini dalam rangka memudahkan petani untuk membawa hasil bumi. Dari awalnya harus dipikul setelah ada JUT bisa diangkut menggunakan kendaraan.

“Sehingga proses angkut menjadi le­bih cepat dan murah. Lantaran sudah tersedia sarana jalan menembus lahan pertanian maupun kebun,” ung­kapnya.

Bahkan, keberadaan JUT menghu­bungkan akses jalan tembus menuju kam­pung tetangga. Sehingga kebera­daannya memberikan manfaat besar, bukan hanya bagi petani tetapi ma­syarakat sekitar.

“Bahkan mereka sampai melakukan swadaya menambah ukuran panjang jalan yang dibangun. Dari Rencana Anggaran Biaya itu sepanjang 342 meter ditambah sepanjang 4 meter menjadi 346 meter,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Poktan Karya Mak­mur, Entus menyambut baik, pro­­gram JUT dari Kementerian Perta­nian. “Adanya bantuan JUT bukan hanya saja digunakan mengangkut hasil bumi tapi juga akses warga. Al­hamdulilah program JUT itu sangat bermanfaat,” paparnya.

Program JUT memudahkan akses masyarakat yang mau berobat dan berangkat ke tempat pengajian serta anak ke sekolah.

“Dari tadinya harus melewati jalan setapak dipenuhi semak belukar sekarang lewat jalan beton. Pogram JUT sangat dibutuhkan dan berharap ke depan dapat bantuan lanjutan karena memang belum tersambung semua,” pungkasnya. (*/mg-01/tur)