PENGECORAN: Sejumlah pekerja tengah melakukan pengecoran Jalan Usaha Tani di Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, kemarin. (Purnama/Radar Banten)
PANDEGLANG - Kementerian Pertanian (Kementan) merealisasikan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) bagi Kelompok Tani (Poktan) Karya Makmur di Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari. Pembangunan JUT disalurkan Kementerian kepada Poktan Karya Makmur melalui program flood management in selected river basins (FMSRB) pada 2022.
Pendamping Pertanian Program FSRMB Ahmad Fathoni membenarkan, Poktan Karya Makmur menerima bantuan program JUT. “Selain JUT, petani menerima program bantuan bibit Jahe Merah,” katanya kepada Radar Banten, Selasa (6/9).
Kalau JUT, Poktan Karya Makmur mendapatkan bantuan pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 342 meter dan lebar 2 meter. Jalan tersebut dibangun pada lahan hibah dari para petani.
“Jadi membuat akses jalan baru. Dari tadinya hanya bisa dilewati pejalan kaki, sekarang sudah bisa dilalui kendaraan,” ujarnya.
Hal itu sesuai dengan tujuan pemerintah, karena memang bantuan JUT ini dalam rangka memudahkan petani untuk membawa hasil bumi. Dari awalnya harus dipikul setelah ada JUT bisa diangkut menggunakan kendaraan.
“Sehingga proses angkut menjadi lebih cepat dan murah. Lantaran sudah tersedia sarana jalan menembus lahan pertanian maupun kebun,” ungkapnya.
Bahkan, keberadaan JUT menghubungkan akses jalan tembus menuju kampung tetangga. Sehingga keberadaannya memberikan manfaat besar, bukan hanya bagi petani tetapi masyarakat sekitar.
“Bahkan mereka sampai melakukan swadaya menambah ukuran panjang jalan yang dibangun. Dari Rencana Anggaran Biaya itu sepanjang 342 meter ditambah sepanjang 4 meter menjadi 346 meter,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Poktan Karya Makmur, Entus menyambut baik, program JUT dari Kementerian Pertanian. “Adanya bantuan JUT bukan hanya saja digunakan mengangkut hasil bumi tapi juga akses warga. Alhamdulilah program JUT itu sangat bermanfaat,” paparnya.
Program JUT memudahkan akses masyarakat yang mau berobat dan berangkat ke tempat pengajian serta anak ke sekolah.
“Dari tadinya harus melewati jalan setapak dipenuhi semak belukar sekarang lewat jalan beton. Pogram JUT sangat dibutuhkan dan berharap ke depan dapat bantuan lanjutan karena memang belum tersambung semua,” pungkasnya. (*/mg-01/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
- NUSANTARA metro disway
- FOKUS DISWAY
