DECEMBER 9, 2022
Cilegon

Sanuji Ajak Ibu-Ibu untuk Berwirausaha

post-img

CILEGON – Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta mengajak ibu-ibu ru­mah tangga untuk berwirausaha agar dapat membantu meningkatkan pereko­nomian keluarga.

Hal tersebut disampaikan Sanuji saat menghadiri acara pelatihan tata boga bagi industri rumahan yang diseleng­garakan Dinas Pemberdayaan Perem­puan, Perlindungan Anak serta Pengen­dalian Penduduk dan Keluarga Beren­cana (DP3AP2KB) Kota Cilegon di aula Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Selasa (6/9).

“Para istri boleh untuk berusaha, asalkan tidak menimbulkan problem di dalam keluarga dan tentu sudah diizinkan oleh suami karena dengan berusaha juga bisa membantu taraf perekonomian keluarga,” ucap Sanuji.

Sanuji menyampaikan, pelatihan tata boga bagi industri rumahan ini salah satu cara untuk meningkatkan keteram­pilan memasak bagi kaum perempuan.

“Pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan memasak khususnya untuk kaum perempuan. Di sini juga ada lima narasumber yang akan mem­berikan arahan. Dari pelatihan ini para peserta akan mendapatkan keterampilan baru di bidang memasak dan kelak dapat dikembangkan untuk melakukan usaha,” ujarnya.

Sanuji meminta pelatihan tata boga ini agar dilakukan secara berkelanjutan. “Saya minta agar para peserta dapat serius dan maksimal mengikuti pelatihan ini agar ilmu yang didapat bisa berman­faat. Saya juga ingin agar pelatihan ini dapat berkelanjutan, bukan hanya saat ini saja,” ungkapnya.

Camat Purwakarta Ikhlasinnufus berharap kepada para peserta pelatihan tata boga bisa bergabung dengan UMKM Kota Cilegon.

“Semoga pelatihan ini memberi man­faat untuk kita semua. Setelah dibe­rikan pelatihan bisa bergabung dengan kami dan UMKM di Purwakarta semakin maju dan semakin jaya,” harapnya.

Kepala Bidang Pengarusutamaan Gender, Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan DP3AP2KB Kota Cilegon Muhiyi menyampaikan, industri ruma­han akan menjadi alternatif menciptakan lapangan kerja. 

“Dengan diadakannya pelatihan ini, diharapkan industri rumahan bisa men­jadi salah satu alternatif dalam men­ciptakan lapangan pekerjaan sehingga mampu memulihkan perekonomian di Kota Cilegon, khususnya di Kecamatan Purwakarta,” tuturnya.

Muhiyi menjelaskan. peserta pelatihan diajarkan dan diperkenalkan tentang teknik pembuatan dan pengolahan makanan. 

“Tujuan pelatihan ini adalah untuk mengajarkan dan memperkenalkan pengetahuan bahan dasar utama, gizi, teknik pembuatan dan pengolahan berbagai jenis masakan secara benar sampai menjadi produk bercita rasa dan dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” ungkap Muhiyi. (raj/bie)