DECEMBER 9, 2022
Olahraga

Tekad Asprov PSSI Banten: Banten Barometer Sepak Bola Nasional

post-img

TANGERANG - Banten menjadi barometer kemajuan sepak bola nasional. Ini menjadi tekad pengurus Asosiasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Banten 2022-2026.

Tekad Asprov PSSI Banten itu disampaikan ketuanya, Pilar Saga Ichsan, usai pelantikan kepengurusan Asprov PSSI Banten oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Pelantikan berlangsung di Springs Club Summarecon Serpong, Tangerang, Senin (5/9) malam. 

Pada hari yang sama, dilakukan pula Kongres Biasa Asprov PSSI Banten. Agendanya, pengesahan program kerja dan keuangan serta penerimaan dan perubahan anggota Asprov PSSI Banten. 

Turut hadir, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi, Pj Gubernur Banten Al Muktabar, mantan Ketua Asprov PSSI Banten yang juga Wakil Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, mantan Walikota Tangsel sekaligus anggota Dewan Kehormatan PSSI Banten Airin Rachmi Diany, dan sejumlah pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.  

“Pelantikan ini adalah langkah awal kami untuk terus memajukan dunia sepak bola di Provinsi Banten. Kami berkomitmen menjadikan Banten sebagai barometer kemajuan sepak bola nasional,” tegas Pilar dalam keterangan terulis yang diterima Radar Banten, Selasa (6/9). 

Bersama pengurus lain, Pilar yakin, Asprov PSSI Banten mampu mewujudkan tekad itu. Apalagi, berbagai potensi dimiliki oleh Banten. Dari pemain hingga sarana prasarananya. “Apalagi Pemerintah Provinsi Banten telah punya Banten International Stadium. Ke depan, kami pun membutuhkan berbagai kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten,” ujarnya. 

Al Muktabar menyampaikan selamat dan optimistisnya terhadap pengurus Asprov PSSI Banten. Dia berharap, pengurus 2022-2026 mampu membawa kemajuan sepak bola Banten dan nasional.  

“Terhadap para unsur-unsur penye­lenggara, para pengurus yang sudah dilantik, tentu punya tanggung jawab dan agar melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi,” ujarnya.  

Sementara, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berpesan kepada pengurus Asprov PSSI Banten. Antara lain, untuk terus memantau dan membina para pemain di semua klub.  

“Semua tim nasional berasal dari Asprov dan Askab, tolong dipantau sehingga menjadi potensi pemain nasional,” ujarnya. 

Pembinaan pemain usia muda juga dianggapnya penting. Caranya, kata Iriawan, dengan menggelar berbagai liga di daerah. Apalagi, telah memiliki Banten International Stadium. “Selenggarakan kompetisi di daerah, dan laksanakan kebijakan PSSI Pusat,” ujarnya. (don)