DECEMBER 9, 2022
Pandeglang

Banjir Rendam Dua Kampung di Sumur

post-img

PANDEGLANG-Sebanyak puluhan rumah di Kampung Pendeuy dan Kampung Nelayan, Desa Tamanjaya, Ke­camatan Sumur, diterjang ben­cana banjir luapan Sungai Pendeuy. Ke­tinggian air di lokasi banjir mencapai satu meter.

Kepala Seksi Bencana pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pan­deglang Iik Ihromni membenarkan telah terjadi banjir Kampung Pen­deuy dan Kampung Nelayan.

“Banjir bandang diakibatkan hulu Sungai Pendeuy diguyur hujan de­ras. Sehingga meluap dan me­ren­dam permukiman warga,” ka­tanya kepada Radar Banten, Ka­mis (6/10).

Sementara itu, belum diketahui berapa jumlah rumah terkena dam­pak bencana banjir bandang. Tim relawan masih di lokasi ben­cana. “Kalau informasi dari relawan tidak ada tanggul bocor. Itu hanya lua­pan dari sungai, hanya saja lua­pannya lebih besar,” ujarnya.

Sehingga membuat warga kaget karena banjir terjadi dengan cepat dan membuat masyarakat harus mengungsi ke lokasi yang aman.

“Kampung Pendeuy ini menjadi salah satu daerah langganan banjir kalau diguyur hujan deras. Mudah-mudahan dapat segera surut,” harapnya.

Hingga saat ini, Dinsos belum me­­nerima laporan adanya ke­ru­sakan. Hanya saja warga setempat meminta agar dilakukan normalisasi aliran sungai.

“Soalnya sudah terjadi pen­dang­kalan. Sehingga perlu dilakukan pe­ngerukan sedimen lumpurnya agar ke depan bebas dari banjir,” ungkapnya.

Anggota Tagana Sumur, Sunata mengatakan, kejadian banjir akibat luapan sungai Pendeuy meng­aki­batkan 16 rumah terendam. Seba­rannya di Kampung Nelayan di Ta­man Jaya 6 rumah dengan 24 jiwa dan Kampung Pendeuy 10 ru­mah yang terdiri dari 40 jiwa.

“Jumlah total 64 jiwa terkena dampak banjir. Alhamdulilah dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa,” tukasnya. (mg-01/tur)