PANDEGLANG-Dani Raharja (39), menjadi sasaran kemarahan warga, Kamis (6/10) pagi. Pemuda warga Kampung Kadulimus, Desa Kadulimus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang itu diamuk massa lantaran kepergok hendak mencuri motor.
Informasi diperoleh Radar Banten, peristiwa itu terjadi sekira pukul 08.30 WIB. Saat itu, motor Honda Beat milik Ela Rosdiana tengah diparkir di depan Kantor Desa Gunung Putri, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang.
Nah, pelaku yang melihat kondisi tersebut bergegas mendorong motor korban keluar parkir. Korban yang memergokinya berteriak dan mengejar pelaku.
Bersama warga, pelaku dikejar hingga di Kampung Ciduruk. “Dan berhasil ditangkap dan sempat dihakimi massa, namun hasil visum tidak ada luka mengkhawatirkan,” kata Kapolsek Banjar Iptu H Dadan kepada Radar Banten di Mapolsek Banjar, kemarin.
Beruntung amarah warga dapat diredam oleh Kartosi, Kades Gunung Putri.
“Kemudian pelaku diserahkan ke Polsek Banjar untuk dilakukan pengembangan dan pemeriksaan,” katanya.
Dadan mengatakan, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Banjar. “Saat ditanya-tanya, tersangka ini sudah melakukan pencurian kendaraan roda dua sudah lima kali. Untuk TKP pencurian di luar Kecamatan Banjar, di Pasar Pandeglang, dan hasilnya di jual di wilayah Kecamatan Banjar,” katanya.
Sementara Ela Rosdiana mengungkapkan, awalnya mengira pelaku mendorong motor lantaran ingin mengeluarkan motor miliknya yang terhalangi.
“Enggak tahunya motor saya kok malah didorong ke luar dari parkiran. Terus saya teriakin, motornya dilepas si pelaku jalan santuy terus diteriaki maling dan warga langsung melakukan pengejaran dan mengamankan pelaku,” katanya.
Ela bersyukur, sepeda motornya gagal dibawa kabur maling. Dia juga mengaku toledor saat memarkirkan sepeda motor.
“Karena memang selalu aman-aman saja sehingga sepeda motor enggak di konci stang. Memang salah saya juga enggak di konci stang,” katanya.
Ela mengungkapkan, dari informasi warga, pelaku ini turun dari sepeda motor terus berjalan kaki. Diduga memang sedang mengintai sepeda motor di parkiran.
“Kebetulan memang di kantor desa lagi ada acara sosialisasi dari salah satu bank. Kurang lebih peserta hadir 50 orang, dan biasanya setiap acara aman-aman saja baru kali ini kejadian,” katanya. (mg-01/nda)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
