DECEMBER 9, 2022
Hukrim

Adang Truk, Pejalan Kaki Tewas Terlindas

post-img

LAKA: Polisi saat akan mengevakuasi jasad korban kecelakaan di Pasar Kalodran, Kampung Sukalila, Kelurahan Kepuren, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Kamis (7/7) dinihari. (Polresta Serang Kota For Radar Banten)

SERANG-Eri (18), tewas me­ngenaskan di Jalan Se­rang Tangerang tepatnya di Pasar Kalodran, Kampung Su­kalila, Ke­lurahan Ke­pu­ren, Ke­ca­matan Walantaka, Kota Serang, Kamis (7/7) di­nihari. Kor­ban tewas di lo­kasi ke­jadian setelah ter­lindas truk. 

Kasat Lantas Polresta Serang Kota Komisaris Polisi (Kompol) Try Wilarno menga­takan, se­belum terlindas, korban di­ketahui mencoba meng­hen­tikan laju truk yang melintas di lokasi kejadian. Namun na­has, sopir truk yang coba di­berhentikan warga Kam­pung Sukalila, Kelurahan Ke­puren tersebut terus me­laju. 

Akibatnya, korban terlindas truk dan tewas di lokasi ke­jadian. ”Ada satu korban jiwa akibat tabrak lari yang terjadi pada dinihari tadi. Korban ber­maksud memberhentikan ken­daraan truk yang me­laju,”kata Try kepada Radar Banten, kemarin.

Try mengatakan, sopir truk yang belum diketahui nomor po­lisinya itu kabur. “Truknya ka­bur ke arah Tangerang,” ujar Try. 

Try mengungkapkan, usai kejadian, warga sekitar meng­hubungi aparat kepolisian. Jasad korban kemudian di­evakuasi ke RSU dr Dradjat Prawiranegara, Kabupaten Se­rang. “Untuk jenazah su­dah dibawa ke rumah sakit,” ungkap Try. 

Saat ini, kasus tabrak lari ini masih diselidiki Unit Laka Lantas Polresta Serang Kota. “Kami masih mencari sopir truk yang melarikan diri ter­sebut, kami berharap ia me­nye­rahkan diri ke kantor polisi,” kata Try. 

Sumber Radar Banten di RSU dr Dradjat Prawiranegara me­nyebutkan jenazah korban te­lah diambil oleh ke­luarga­nya. “Untuk kecelakaan yang di Walantaka, tadi jenazahnya su­dah dibawa keluarganya ke rumah duka,” tuturnya. (fam/nda)