DECEMBER 9, 2022
Utama

DMI Banten Minta Dilaksanakan dengan Tertib

post-img

SERANG – Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Banten mengimbau umat muslim agar tidak memperdebatkan perbedaaan pelaksanaan Iduladha 1443 H dan agar dilaksanakan dengan. tertib. 

Hal itu merupakan salah satu poin dari surat edaran perihal Idul Adha 1443 H Nomor : A.53/PW-DMI/BTN/VII/2022 yang ditandatangani oleh Ketua DMI Provinsi Banten Rasna Dahlan dan Sekreta­ris Deni Rusli tanggal 6 Juli 2022. 

Surat edaran untuk menindaklanjuti Surat Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia Nomor : 129.D/III/SE/PPDMI/VII/2022 tanggal 1 Juli 2022 itu ditujukan kepada seluruh jajaran pimpinan daerah, kecamatan, ranting DMI, dan DKM/takmir masjid dan musala se-Provinsi Banten. 

Ada tujuh poin yang disampaikan. Pertama, agar masjid/musala disemarak­an dengan gema Idul Adha 1443 H sesuai ketentuan syariat Islam. Kedua, tetap menjaga kedamaian dan keutuhan umat Islam tanpa perlu memperdebatkan pelak­sanaan Iduladha 10 Dzulhijjah 1443 H yang jatuh pada tanggal 9 atau 10 Juli 2022. Ketiga, agar mewaspadai wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) dengan memperhatikan petunjuk pemerintah. Keempat, penggunaan pengeras suara luar dalam menggemakan takbir oleh masjid/musala agar diatur yang secara teknis. 

Kelima; penyembelihan hewan dan pengemasan pembagian daging jurban agar disesuaikan dengan tata cara yang dianjurkan syariat Islam dengan mengutamakan kebersihan dan kesehatan lingkungan pada umumnya. 

Keenam, pembagian daging kurban kepada para mustahik sangat dianjurkan jika diantarkan ke rumah-rumah oleh para petugas/panitia. Ketujuh, agar pelaksanaan salat ied, baik di masjid ataupun di lapangan terbuka sangat dianjurkan untuk tetap menggunakan masker (protokol Kesehatan). (bie/air)