DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Warga Dilatih Membuat Kompos

post-img

SINDANGHEULA - Warga Desa Sindangheula, Keca­matan Pabuaran dilatih membuat pupuk kompos. Hal ini merupakan salah satu cara mengurangi biaya pro­duksi pertanian di saat harga pupuk mahal dan pupuk bersubsidi sulit diperoleh.

Acara pembukaan peres­mian program unggulan Pemerintah Desa Sindang­heula ini dilaksanakan di kantor desa, Kamis (7/7). Selanjutnya, warga diajak praktek langsung membuat kompos di lingkungannya masing-masing.

Kepala Desa Sindangheula Suheli mengatakan, Program Desa berdaya ini merupakan kegiatan unggulan Desa Sindangheula tahun 2022, sesuai dengan amanat Per­pres nomor 104 tahun 2021.

“Karena kan notabene mata pencaharian warga kami ialah berkebun dan bertani, maka kami buat program pembuatan pupuk kompos,” kata Suheli kepada Radar Banten di ruang kerjanya, kemarin.

Dijelaskan Suheli, pihaknya melatih sebanyak 20 warga per kampung, terdiri dari ketua RT/RW, LPM, Karang Taruna, Gapoktan dan warga setempat.

“Di Desa Sindangheula ada 14 kampung, jadi totalnya ada 280 warga yang kami latih,” jelasnya.

Suheli menegaskan, kegia­tan ini diadakan tidak hanya seremonial, namun terus berkelanjutan agar masya­rakat benar-benar mampu membuat pupuk kompos.

“Tentu nilai positifnya jelas, masyarakat tidak harus mengeluarkan biaya besar untuk beli pupuk yang mahal dan langkanya pupuk subsidi, dengan program ini akan sangat membantu dan terjadi penghematan yang signifi­kan,” tuturnya.

Ia menambahkan, setiap Senin diadakan pertemuan rutin pembinaan dan eva­luasi, bahkan untuk me­nunjang kegiatan ini, pihak­nya membentuk kader pemberdayaan masyarakat desa (KPMD) yang bertugas untuk melaksanakan proses pembuatan pupuk. “Kegiatan ini juga di bantu oleh lembaga LKP2M Al Hikmah Banten,” tambahnya. (drp/bie)