DECEMBER 9, 2022
Tangerang - Viral

Harga BBM Naik, Nelayan Kronjo Merasa Seperti ‘Sudah Jatuh Tertimpa Tangga’

post-img

SUASANA PPI: Aktivitas para pelapak ikan dan nelayan di pangkalan pendaratan ikan (PPI) Kronjo, Rabu (7/9). (rbnn)

KRONJO-Kenaikan harga BBM sangat berimbas terhadap masyarakat nelayan. Apalagi pada musim timur seperti ini, para nelayan sulit untuk menangkap ikan.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tangerang H. Abudin mengatakan, kenaikan harga BBM bersubsidi termasuk jenis solar sangat mempengaruhi pengeluaran dan pendapatan terhadap nelayan di Ka­bupaten Tangerang.

Pasalnya naiknya BBM tersebut lumayan juga. Karena harga baru Pertalite menjadi Rp10.000 per liter dari sebelumnya Rp 7.650 per liter. Lalu, solar subsidi menjadi Rp 6.800 per liter dari sebelumnya Rp 5.150 per liter.

“Kalau untuk nelayan saat ini ibaratnya, sudah jatuh tertimpa tangga. Karena pertama dari segi musim saat ini tengah musim timur, yang kita ketahui bahwa musim timur sangat susah mencari ikan, ditambah dengan naiknya harga solar,” ujarnya, Rabu (7/9).

Menurutnya, pemerintah pusat harus mengkaji ulang terhadap naiknya harga BBM ini. “Namun untuk distribusi BBM Solar kepada nelayan di PPI Kronjo ini cukup lancar,” pungkasnya.

Sementara, pelapak ikan di pangkalan pendaratan ikan (PPI) Kronjo Didi (36) mengaku saat ini jumlah tangkapan nelayan di PPI Kronjo menurun.

“Karena yang biasanya nelayan mencari ikan dalam satu hari satu malam, bisa mem­bawa lima boks kotak ikan. Tapi se­karang paling nelayan hanya bisa mem­bawa hasil melautnya hanya satu boks kotak ikan saja,” singkatnya. (Mul/asp)