DECEMBER 9, 2022
Olahraga

RANS Nusantara Jadi Tim Paling Tersakiti Lagi

post-img

JAKARTA - RANS Nusantara FC kembali jadi tim yang terbanyak dirugikan wasit . Ini berdasarkan rilis PSSI mengenai rekap pembinaan wadit dari pekan ke-5 hingga 8 Liga 1 2022-2023.

PSSI resmi merilis daftar wasit yang harus dibina dari pekan ke-5 hingga 8 Liga 12022-2023 pada Rabu (7/9). Pada rilis PSSI, terdapat enam wasit yang mendapatkan hukuman pembinaan. Mereka bertugas sebagai wasit, AAR, dan asisten wasit.

Uniknya, dari enam petugas lapangan tersebut, empat di antaranya membuat keputusan salah yang merugikan RANS Nusantara FC. Pertama, adalah AAR atas nama Nendi Roehadi. Dia terbukti lalai dalam penetapam LOTG Pasal 12 saat pemain RANS Nusantara dilanggar kiper Persija Jakarta pada laga yang digelar Sabtu (20/8).

Pelanggaran ini seharusnya sudah masuk dalam kecurangan penalti dan kartu merah tenaga berlebihan dan RANS Nusantara FC seharusnya mendapatkan penalti. Tapi, AAR 1 tidak menganggap kejadian tersebut adalah pelanggaran.

Nendi Roehadi pun mendapatkan pembinaan pada delapan pecan. Dia baru bisa bertugas pada pekan ke-14.

Tiga petugas lainnya adalah perangkat pertandingan di laga Persib Bandung vs RANS Nusantara FC. Yakni, David Son Sansube (wadit), Arif Nur Wahyudi (AAR 2), dan Ruslan Waly (asisten wasit 2).

David Son Sansube lalai dalam menerapkan LOTG yang semestinya penaltinya Persib Bandung tidak layak untuk mendapatkannya. Dia mendapat pembinaan delapan pekan dan baru ditugaskan lagi pada pekan ke-17.

Arif Nur Wahyudi dinilai tidak memberikan informasi yang sebenarnya kepada wasit mengenai penalti untuk Persib Bandung. Padahal, tugas AAR 2 adalah memberi masukan pada wasit. Dia mendapatkan pembinaan selama empat pekan dan baru bisa ditugaskan lagi pada pekan ke-13.

Sementara, Ruslan Waly lalai menerapkan LOTG Pasal 11 mengenai offside. David da Silva terlebih dulu sudah dalam posisi offside sebelum mencetak gol pertama dan Ruslan tidak dalam posisi yang tepat sehingga terjadi perubahan skor. Ruslan Waly dibina delapan pekan dan akan bertugas lagi pada pekan ke-17.

Ini bukan kali pertama RANS Nusantara FC jadi tim yang dibuat merana akibat keputusan wasit. Pertengahan Agustus 2022 lalu, PSSI merilis 18 perangkat per­tan­dingan yang bermasalah. Tiga wasit dari empat pertandingan RANS Nusantara FC terbukti salah mengambil keputusan. 

Pertama, dalam laga pembuka Liga 1 2022-2023 antara PSIS vs RANS Nusantara FC, wasit Yeni Kristianto terbukti memberi keputusan penalti yang tidak layak diberikan untuk PSIS. 

Kedua, pada laga RANS Nusantara FC vs PSM Makassar, wasit Dwi Purba dinilai lalai menerapkan Pasal 12 Laws of The Game. Kiper PSM seharusnya mendapatkan kartu merah, namun tidak dianggap oleh wasit.

Dan yang ketiga adalah laga Bali United vs RANS Nusantara FC. Asisten wasit 1 Hotlan Nainggolan salah memutuskan penyerang RANS Nusantara FC dalam posisi offside, padahal tidak. (BS/don)