DECEMBER 9, 2022
Tangerang - Viral

Cemilan Gurih dan Asin Cocok buat Menikmati Wine

post-img

PILIH WINE: Seorang pengunjung sedang memeriksa merk wine yang ingin dibeli.(SYAIFUL/RADAR BANTEN)

KARAWACI--Bagaimana cara terbaik menikmati wine? Brigitta Lisa, Pengelola WSC (Wine and Spirit Co), Benton Junc­tion, Lippo Karawaci menjelaskan, wine le­bih nikmat diminum saat dingin.

”Dinginnya itu tidak dicampur es ya, karena rasanya akan hilang. Dan kalau di­minum saat dinner juga disarankan tidak harus terlalu dingin,” ujarnya, Se­nin, (8/8).

Selain dalam keadaan dingin, makanan pendorongnya juga akan berpengaruh pada rasa wine saat diminum. Menurut Brigitta, tidak disarankan saat minum wine, terutama jenis red wine memakan makanan manis, seperti cake, kue atau agar-agar.

”Kalau makannya didampingi yang manis pasti gak enak (cita rasa akan hilang-red). Jadi bukan salah wine-nya, karena ma­kanan­nya yang gak cocok,” je­lasnya.

Jika sudah terlanjur, disarankan untuk ku­mur-kumur terlebih dahulu, lalu bisa di­lanjutkan meminum wine. ”Atau lagi pedes-pedes makan bakso, ya gak enak. Kita netralisir dulu, dengan kumur-kumur dulu baru minum lagi,” katanya.

Brigitta menyarankan, makanan pen­dorong saat meminum red wine yang tepat adalah makanan dengan rasa asin atau gurih.

”Kita minum wine, sesuai dengan ma­kanan pendamping. Yang tepat adalah yang asing-asin, seperti kacang, keripik dan lainnya, maka cita rasa wine-nya akan tetap terasa nikmat,” ujarnya.

Brigitta menambahkan, untuk jenis white wine, makanan pendorong yang cocok adalah daging putih, seperti daging ikan dan daging ayam.

Sementara itu Desy Endriayanti sales Sababay Wine mengatakan, wine produk lokal Bali kini juga lebih banyak diminati masyarakat. Hal itu tak lepas dari cita rasa anggur Bali yang khas.

Menurut Desy, Sababay Wine sendiri juga merupakan produk wine lokal Bali yang memiliki 12 produk wine dan 3 pro­duk spirit. ”Seluruhnya kita produksi di Bali,” ujarnya. (ful)