DECEMBER 9, 2022
Proud

Lestarikan Budaya Lewat Batu Akik Pandan

post-img

Dikenal memiliki beragam corak warna yang khas membuat batu akik jenis pandan menjadi buruan para kolektor. Salah satunya yakni yang dilakukan oleh komunitas pandan Tangerang (Pantang).

Ketua Umum Komunitas Pandan Tangerang Wawan Djombor menga­takan, kecintaanya pada batu akik sudah dimulai sejak ia duduk di bangku sekolah dasar. "Dari SD saya sudah suka akik pan­dan. Meningkat smp sampai SMA dan akhirnya jadi ketuanya lang­sung," ujarnya Jumat 8 Desember 2023.

Wawan mengatakan, komunitas yang berdiri sejak 14 Desember 2014 silam ini sekarang telah memiliki 200 orang anggota pecinta batu akik jenis pandan.

Secara umum, jenis batu akik pandan berbeda dari batu akik pada umumnya. Yakni adanya keunikan pada corak batu yang menyerupai sisik ikan atau sisik binatang reptil. 

"Bedanya akik pandan dengan akik pada umumnya yakni adanya sisik di dalam batu.

Walaupun sama sama keluarga Calcedhony tapi hanya pandan yang unik punya sisik," tambahnya.

Wawan mengatakan, perawatan akik pandan tidaklah rumit. Yakni dimulai dari pemilihan ring emban­nya terlebih dahulu.

"Untuk pemilihan ring atau emban dapat menggunakan yang berbahan tembaga atau kuningan. Kemudian ada yang direndam dicairan asam jeruk ataupun di pakai sehari hari," tambahnya.

Wawan mengatakan, trend akik pandan di Tangerang kini merambah hingga kalangan pejabat daerah. Tak heran banyak pejabat yang meng­gunakan jenis batu tersebut se­bagai perhiasan untuk mem­percantik tampilannyam

"Awalnya akik pandan sendiri di minati para jawara jawara yang kemu­dian merambah ke kalangan menengah bahkan kalangan atas. Dari pedagang sampai sekelas para pejabat daerah pun kini menyukai jenis batu ini," tambahnya.

Menurutnya, sebagai pencinta batu akik juga harus mengutamakan kelestarian lingkungan. Terlebih, batu akik merupakan sumber daya alam (SDA) yang tidak dapat diper­baharui. Jika tidak bijak dalam peng­gunaannya akan berimbas pada kerusakan lingkungan.

"Kita tahu bahwa akik adalah SDA yang tidak bisa di perbaharui. Maka langkah nya adalah kita harus bijak dari segi mengambil bahan baku dari alam. Yang bagus diambil yanh kurang bagus di biarkan dialam," Imbuhnya. "Kemudian juga melaku­kan penana­man pohon pohon yg kuat menahan erosi," tambahnya.

Lebih lanjut, Wawan berharap agar pemerintah memberikan perhatian kepada para pecinta akik pandan. Terlebih akik pandan berupakan jenis batu yang erat dengan kebu­dayaan betawi.

"Harapan saya untuk akik dan khususnya kami selaku pelestari budaya!agar dapat lirikan tajam dari pihak pihak Terkait untuk lebih meningkatkan kinerja kami dan bisa berkontribusi dalam sosial berbu­daya," pungkasnya.(Mg-03)