DECEMBER 9, 2022
Love Story - Inspirasi

Enggak Bisa Gaul Sama Teman Suami Bikin Emosi

post-img

Omen (41) nama samaran, awalnya senang bisa berumah tangga dengan Siti (39), bukan nama sebenarnya, tapi lama-lama malah bikin emosi gara-gara sikap Siti yang tak asik dan tidak bisa berbaur dengan teman suami. Astaga.


Ditemui Radar Banten di warung kopi di Kota Serang, Senin (8/8), Omen tak sungkan bercerita soal pengalaman berumah tangga. Penasaran dengan kisah Omen? Yuk simak ceritnya. 

Diceritakan Omen, perjumpaannya dengan Siti berawal dari perjodohan kedua orangtua. Sejak pertama melihat, Omen langsung jatuh cinta pada pandang pertama. Maklumlah, Siti memang cantik menggoda.

Katanya sih, kecantikan Siti terasa bertambah sembilan puluh persen saat memakai baju gamis dan berkerudung pink. Apalagi kulitnya juga putih mulus, bikin Omen tak tahan ingin segera ke pelaminan.

Omen sendiri sebenarnya tak rupawan, wajah dan penampilannya biasa saja. Tapi ia beruntung karena terlahir dari keluarga berada, pekerjaannya juga lumayan keren, yakni staf di bagian IT di perusahaan ternama di Tangerang. Alhasil, banyak juga wanita yang berminat jadi kekasihnya. “Tapi saya juga kan selektif, enggak mau asal pilih,” akunya bangga.

Apalagi Omen juga terkenal sebagai anak gaul yang kreatif, temannya banyak, ada dari berbagai kalangan, mulai dari yang agamis sampai begajulan pun ada. Ia tak pernah memilih teman, asal bisa diajak asyik-asyikan dan nyaman, pasti bisa sangat dekat.

Maklumlah, semasa kuliah di Jogja dan pernah kerja di Jakarta, Omen banyak bergaul. Di setiap tempat tongkrongan pasti ada teman, kebiasaan itulah yang ia bawa ke kampung halaman. “Tanya aja orang yang sering nongkrong di kafe-kafe di Serang, pasti kenal saya,” akunya.

Singkat cerita, setelah perkenalan itu, hubungan mereka pun berlanjut dengan sering main ke rumah. Hingga tiga bulan kemudian mereka menikah dengan pesta meriah.

Awalnya sih mereka masih harmonis, Siti dengan sikap diamnya melayani suami dengan baik. Mulai dari menyiapkan makan, sampai menyiapkan kasur yang empuk seriap malam. “Emang enak bener dah jadi penganten baru,” katanya.

Seiring berjalannya waktu, sikap asli keduanya mulai tampak. Omen sering nongkrong dengan teman-temannya yang beragam karakter dan penampilan, sedangkan Siti lebih banyak diam. “Saya pernah sekali ajak dia kumpul bareng temen, diem aja, diajak ngobrol juga kayak enggak nyaman gitu,” ungkapnya.

Banyak teman-teman Omen yang bilang kalau istrinya enggak asik. Bahkan saat Omen izin keluar rumah juga dilarang oleh Siti, ujung-ujungnya sering ribut. “Pusing dia ngambek mulu, cuma mau kumpul ama temen aja enggak boleh, padahal kita ngobrolnya juga soal kerjaan,” ungkapnya.

Sampai akhirnya, karena tak boleh keluar rumah, Omen mengundang teman-temannya main ke rumah. Tapi lagi-lagi, Siti menunjukkan sikap yang tak mengenakan. Jangankan keluar untuk menyapa, menyiapkan minum juga tidak. “Males juga punya bini yang enggak suka sama kehidupan kita,” keluh­nya. Ya ampun, sabar ya Kang. (drp)