DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Disnakeswan: Lebak Nol Kasus PMK

post-img

VAKSINASI PMK: Bupati iti Octavia Jayabaya melakukan vaksinasi PMK di UPTD Pembibitan di Cibadak, beberapa waktu lalu.

LEBAK - Dinas Peternakan dan Ke­sehatan He­wan (Disnakeswan) meng­ungkap Lebak kini telah zero case atau nol kasus penyakit mulut dan kuku (PMK). Untuk itu, Disnakeswan berharap ke depan tidak ada lagi kasus PMK yang menjangkiti hewan ternak masyarakat di 28 kecamatan. 

"Alhamdulilah, terhitung 8 September 2022, Lebak telah zero case PMK. Terima kasih kepada seluruh tim yang sudah berjuang dan bekerja keras dalam pe­ngendalian PMK dan mari kita sama-sama berjuang kembali untuk bisa mempertahankan status zero case ini," kata Kepala Disnakkeswan Lebak Rahmat, Jumat (9/9).

Menurutnya, kesuksesan zero case PMK di Lebak tidak terlepas dari pe­na­nganan kasus PMK yang baik. Dimana, pihaknya konsen dalam melakukan penanganan setiap kasus PMK. Sa­lah satu caranya dengan mem­be­rikan vaksin PMK kepada setiap hewan yang tertular maupun tidak.

"Ya, kita terus mengendalikan kasus PMK melalui vaksinasi, baik vak­sin satu dua hingga booster," jelas mantan camat Cibadak ini.

Sementara itu, penyuluh pertanian yang juga relawan PMK Yuli Yulianti me­ngatakan, meskipun Lebak statusnya kini telah zeto case PMK, Ia terus mela­kukan sosialisasi dan pendampingan kepada pemilik hewan ternak tentang tata cara penanganan PMK dan gejala hewan ternak terjangkit PMK.

"Saya kerap menampung keluh kesah peternak karena tak sedikit pemilik hewan ternak juga petani padi. Karena itu kami terus kolaborasi dengan petugas medis peternakan kecamatan dalam mengatasi penyebaran wabah PMK pada ternak kambing, sapi, dan kerbau," ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Iti Octavia Jayabaya pada vaksinasi PMK di UPTD Pembibitan, Kecamatan Ci­b­adak, Selasa (30/8) lalu menargetkan Lebak segera zero case PMK. “Karena se­karang jumlah kasus PMK tinggal 39 kasus lagi,” kata Bupati Lebak saat memberikan vaksinasi PMK di UPTD Pembibitan, Kecamatan Ci­b­adak. (nce/tur)