DECEMBER 9, 2022
Utama

Ganjar Punya Rekam Jejak Selesaikan Persoalan Perempuan

post-img

 

ISU perempuan masih merupakan permasalahan serius di Indonesia. Seperti tingginya angka kematian ibu dan anak, pernikahan dini, diskriminasi di tempat kerja, pendidikan yang tertinggal, kekerasan dalam rumah tangga, hingga pelecehan seksual.

----------

Dibutuhkan pemimpin tepat yang mampu membuat regulasi tegas untuk meredam tingginya kasus problematik pada perempuan di Indonesia. Ratusan perempuan di Banten yang tergabung dalam gerakan relawan Srikandi Ganjar menilai sosok pemimpin tersebut ada pada diri Ganjar Pranowo.

Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar Banten, Ila Kholilannisa menyatakan, Ganjar adalah sosok yang selalu menghormati kaum perempuan. Ila juga menyebut, Ganjar adalah pemimpin yang selalu berusaha memberdayakan para wanita di daerah yang dipimpinnya.

    “Kami memandang Ganjar Pranowo sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakatnya, atau bisa disebut dekat dengan wong cilik. Beliau juga pemimpin yang sangat dekat dengan kaum perempuan. Makanya beliau pernah dipuji Menteri PPPA karena sangat peduli pada kaum wanita di Jawa Tengah,” ujar Ila di Banten, Kamis (8/9).

Lebih lanjut, Ila menjelaskan, dirinya sangat meyakini kepemimpinan Ganjar mampu membawa perubahan pada Indonesia, serta bisa mencari solusi konkret berbagai problematik kaum perempuan yang saat ini masih menyelimuti Indonesia.

    “Saya berharap Pak Ganjar bisa maju jadi Presiden 2024 dan membawa Indonesia ke masa jayanya, serta membenahi salah satu permasalahan krusial yang saat ini masih menimpa para wanita. Seperti kekerasan seksual, tingginya kasus kematian ibu dan anak, hingga permasalahan pernikahan dini yang masih terjadi khususnya di daerah-daerah. Saya juga yakin Pak Ganjar bisa membenahi permasalahan ini. Sebab di Jawa Tengah pun, untuk masalah ini, beliau tergolong sukses membenahinya,” harap Ila.

Untuk diketahui, Srikandi Ganjar Banten terdiri dari milenial kalangan pelajar, mahasiswa, hingga influencer perempuan. Pada kesempatan tersebut, Srikandi menggelar sejumlah kegiatan menarik seperti senam bersama, pertunjukan musik, holy party, hingga pembagian doorprize.

Acara ini juga sekaligus bentuk upaya Srikandi menghimpun dukungan dari kaum perempuan di Banten untuk gerakan ‘Ganjar Pranowo Presiden 2024’.

“Kita ingin lebih mendekatkan sosok Ganjar Pranowo di sini, sebab di Banten ini, khususnya di pelosok-pelosok, masyarakatnya masih banyak yang belum terlalu kenal beliau. Jadi kita ingin mengenalkan orang baik ini, ke masyarakat khususnya para wanita milenial dan ibu-ibu muda,” tutur Ila.

Ila pun menegaskan bahwa Srikandi Ganjar akan terus mengkonsolidasikan dukungan para perempuan di Banten untuk Ganjar lewat berbagai kegiatan menarik. Mulai dari fashion show perempuan, senam bersama, hingga kelas kecantikan.

Salah seorang relawan Srikandi Ganjar Banten, Mustika menyebut, keberpihakan Ganjar pada kaum perempuan, membuat dirinya menyukai gaya pria berambut putih tersebut.

“Kebetulan karena saya dari mahasiswa, saya sering ikut kajian-kajian, terutama soal pelecehan seksual. Saya melihat Pak Ganjar sangat memperhatikan isu ini. Dia selalu mendukung para korban pelecehan seksual. Dalam setiap program pembangunan di Jawa Tengah, Pak Ganjar selalu menegaskan tidak boleh meninggalkan kelompok masyarakat yang memerlukan afirmasi, yaitu perempuan dan disabilitas,” ujar Mustika.

Mustika pun berharap Ganjar mampu mempertegas penerapan Undang-Undang tentang Pelecehan Seksual. Ia menyerukan perlindungan sebesar-besarnya pada korban pelecehan seksual dan hukuman sebesar-besarnya untuk para pelaku.

Sementara itu, relawan lainnya, Safiratul Hikmah mengutarakan keresahan atas minimnya lapangan pekerjaan untuk perempuan. Meski saat ini dirinya telah menjadi instruktur senam, namun dirinya menyerukan harus lebih banyaknya pekerjaan yang diperuntukkan khusus bagi para perempuan.

“Semoga Pak Ganjar bisa menjadi presiden yang baik, bisa memberdayakan masyarakat, dan menciptakan lapangan pekerjaan untuk perempuan. Agar nantinya kaum perempuan bisa mandiri, menghasilkan pundi-pundi rupiah sendiri, tanpa harus mengandalkan pendapatan pasangannya,” harapnya. (*/nce/air)