eran seorang istri di keluarga cukup penting. Selain harus mampu mengurusi anak dan suami, perannya juga bisa lebih membantu suami dalam menopang perekonomian keluarga.
Briptu Siti Yelfy, sosok polisi wanita di Satreskrim Polsek Rangkasbitung, ini ibarat super women atau wanita super. Di tengah kesibukannya sebagai anggota Korps Bhayangkara, ia tidak melupakan kodratnya sebagai seorang istri dan juga seorang ibu. Peran ganda lainnya bahkan, Briptu Siti Yelfy mampu menambah pundi-pundi bagi perekonomian keluarga dengan membuka usaha rumahan yang dirintisnya. Usahanya pun terbilang sukses.
Istri dari Brigadir Roy Kosasih (anggota Paminal Polres Lebak) ini sukses meniti usaha dengan membuka usaha Salad.benefits yang menyediakan makanan sehat atau healthy food.
Saking banyaknya peminat pemesanan makanan ini harus pre order sehari sebelumnya. Pemesan pun bukan hanya sekitar Rangkasbitung tapi juga sudah sampai ke Pandeglang, Serang dan Tangerang.
Meski sukses berkarir dan membuka usaha, bagi Briptu Siti Yelfy, perhatian terhadap anak tidak boleh dilupakan.
Anak semata wayangnya yakni, Muhammad Shakeel Athallah (5), begitu diperhatikannya. Ia menyekolahkan putranya ke sekolah taman kanak-kanak Islam. Tujuannya, agar terbentuk karakter manusia yang berahklak jujur. “Dengan pondasi yang kokoh, diharapkan kelak putranya dapat menjadi manusia soleh yang bermanfaat bagi banyak orang, ujarnya.
Yelfy juga tidak lupa kodratnya sebagai seorang istri yang wajib mempersiapkan segala kebutuhan sang suami. Segala kebutuhan sang suami dipersiapkannya.
“Intinya kalau kita bisa memenej waktu semua tugas dapat terselesaikan dengan baik. Kodarat saya sebagai seorang istri dan ibu mesti harus selaras dengan tugas saya sebagai anggota di Polsek Rangkasbitung,” kata Yelfy, Jumat (9/9).
Meskipum ia lebih mengutamakan tugasnya sebagai pelayan masyarakat di mana ia bertugas, dukungan dari sang suami tetap paling penting. Namun, ia pun tak melupakan mengurus keluarga kecilnya terutama putra sulung yang sudah berusia lima tahun.
Karena itu, ia pun meluangkan waktu yang ada agar tetap dapat mengurus buah hatinya yang sudah mulai masuk TK. Seperti menyiapkan pakaian sekolah, mengantar dan menjemput sekolah.
“Kalau untuk pendidikan anak. Kami sepakat memilih pendidikan yang lebih besar ke agama. Karenanya kiga memasukan ke TK islami. Dengan bekal pondasi yang kuat kelak dapat menjadi apapun. Misalkan menjadi polisi, polisi yang soleh ataupun dokter atau apa tetap menjadi pribadi yang seh dan taat,” katanya.
Untuk menambah isi dompet lebih tebal untuk mempersiapkan biaya pendidikan anak, kata Yelfy, sejak awal tahun ini ia mulai memutar otak dengan berbisnis Salad.benefits yang menyediakan makanan sehat atau healthy food. Tak disangka usaha yang dirintisnya tersebut dapat dibilang sukses.
“Omzet yang dihasilkan dari Salad.benefits cukuplah sedikit membantu menambah perekonomian keluarga dan membantu perekonomian lima orang karyawan,” katanya. (nce/air)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
