DECEMBER 9, 2022
Bisnis - Peluang Usaha

Tiga Langkah Akselerasi Ekonomi Syariah

post-img

SURABAYA - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan akselerasi ekonomi syariah (eksyar), khususnya di wilayah Jawa, untuk pemulihan ekonomi yang inklusif dapat diwujudkan melalui implementasi tiga langkah utama. 

Pertama, inisiasi program Hilirisasi Produk Rempah dengan fokus pada inkubasi hingga ekspor guna mendorong UMKM menembus pasar produk halal dunia (Go Global). 

Kedua, kerja sama pemasaran produk-produk halal melalui e-commerce dengan kanal pembayaran melalui QRIS dan BI Fast (Go Digital). 

Ketiga, peran pesantren dalam mendu­kung produksi pertanian dan hortikultura guna mendukung ketahanan pangan melalui Social Partnership for Food Security (Go Agriculture). 

Hal itu disampaikan Perry pada upacara pembukaan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa, di Surabaya, Kamis (8/9). “BI secara kontinyu melakukan berbagai program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui sinergi dan kolaborasi bersama,” ujar Perry dikutip dari siaran pers BI. 

Ia menegaskan perlunya kerja sama seluruh pihak secara berjamaah dalam pengembangan eksyar di Indonesia termasuk memfokuskan kegiatan yang lebih berdampak terhadap capaian yang diharapkan. Dalam hal ini, Jawa Timur sebagai salah satu pemasok rempah-rempah terbesar di dunia, memerlukan upaya refocusing dalam pengembangannya dengan didukung oleh digitalisasi melalui QRIS dan BI Fast. 

Lebih lanjut Perry menambahkan, perlunya pengembangan pusat keuangan syariah seperti Perbankan dan unit-unit usaha syariah berbarengan dengan keua­ngan sosial syariah seperti Zakat, Infaq dan Shodaqoh produktif.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa turut menyampaikan dukungannya dalam mendorong percepatan perluasan ekonomi dan keuangan syariah guna membumikan ekonomi syariah di Jawa Timur. 

Khofifah mengungkapkan pengembangan eksyar harus dimulai dengan membangun kapabilitas pelaku usaha eksyar utamanya dari sisi UMKM yang diwujudkan melalui program pembinaan, dukungan pembia­yaan, serta aspek lainnya sehingga reso­nansi pengembangan di tataran eksyar nasional semakin kuat dan berdaya untuk mendorong pemulihan ekonomi yang inklusif.

FESyar Jawa 2022 mengangkat tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Jawa untuk Memperkuat Pemilihan Eko­nomi Jawa yang Inklusif” relevan dengan kondisi terkini dan diharapkan mampu meningkatkan peran serta sinergi ekonomi syariah Jawa agar dapat berperan sebagai outlet ekonomi dan keuangan syariah di level regional, khususnya wilayah Jawa. 

FESyar Jawa merupakan rangkaian ke­giatan Road to Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-9 yang akan diseleng­garakan pada 5-9 Oktober 2022 di Jakarta, sebagai pamungkas dari 2 (dua) gelaran FESyar sebelumnya untuk di wilayah Kawasan Timur Indonesia (KTI) dan Sumatera yang diselenggarakan di Provinsi Aceh dan Makassar. (bie)