DECEMBER 9, 2022
KESEHATAN

Sering Sendawa, Jangan Disepelekan

post-img

Sendawa biasanya terjadi setelah makan dan ini merupakan hal yang normal. Namun, tahukah kamu bahwa sering sendawa sebenarnya bisa menjadi tanda adanya penyakit serius di dalam tubuh? Ketika sendawa terjadi secara berlebihan dan tidak wajar, hal ini sebaiknya tidak dianggap enteng. Jika kamu bersendawa terus-menerus, bisa jadi ini adalah gejala suatu penyakit atau efek samping obat-obatan tertentu yang harus diwaspadai.

Sendawa adalah salah satu cara tubuh mengeluarkan gas berlebih secara alami. Bila tidak dikeluarkan, gas yang terdapat di lambung dapat menyebabkan perut kembung atau nyeri perut.

Sendawa pada umumnya adalah suatu respons alami dari tubuh dan biasanya tidak menunjukkan adanya penyakit serius. Namun, dalam beberapa kasus, sendawa dapat menjadi gejala atau menunjukkan adanya kondisi kesehatan yang perlu diatasi. Beberapa penyebab sering sendawa antara lain adalah gangguan pencernaan, asam lambung naik, intoleransi makanan, atau bahkan infeksi pada saluran pernapasan.

Berikut adalah beberapa penyebab sendawa yang bisa terkait dengan masalah kesehatan yang serius : 

1. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

GERD adalah kondisi di mana asam lambung naik ke esofagus, menyebabkan gejala seperti sendawa, mulas, dan regurgitasi. Jika sendawa disertai dengan asam lambung yang terasa pahit, dan terjadi secara kronis, bisa menjadi indikator GERD.

2. Infeksi Saluran Pencernaan

Beberapa infeksi pada saluran pencernaan, seperti infeksi bakteri atau virus, dapat menyebabkan iritasi dan peradangan di dalam sistem pencernaan, yang mungkin menghasilkan sendawa yang lebih sering.

3. Disfungsi Sfingter Esofagus Bawah (LES)

Sfingter esofagus bawah adalah otot yang mengatur aliran makanan dari esofagus ke lambung. Jika sfingter ini tidak berfungsi dengan baik, bisa menyebabkan asam lambung naik ke esofagus, yang dapat menyebabkan sendawa dan potensi komplikasi serius.

4. Helicobacter pylori Infection

Infeksi bakteri Helicobacter pylori pada lambung dapat menyebabkan peptic ulcer disease (PUD) atau luka pada dinding lambung atau duodenum. Gejala termasuk sendawa, rasa sakit perut, dan mual.

5. Celiac Disease

Penyakit celiac adalah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh merusak usus kecil sebagai respons terhadap gluten. Beberapa gejala termasuk sendawa, perut kembung, dan masalah pencernaan lainnya.


Cara Mengatasi Sendawa Berlebihan

1. Menghindari Makanan Minuman Bergas

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi sendawa yang berlebihan. Salah satunya adalah dengan menghindari makanan dan minuman yang dapat meningkatkan produksi gas di dalam perut, seperti makanan pedas, makanan berlemak, minuman berkarbonasi, dan kembung. Selain itu, memakan makanan dalam porsi kecil dan mengunyah makanan secara perlahan juga dapat membantu mengurangi produksi gas di dalam perut.

2. Olahraga Teratur

Berolahraga secara teratur juga dapat membantu memperlancar pencernaan dan mengurangi produksi gas di dalam perut. Selain itu, minum air putih dalam jumlah yang cukup juga penting untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah terjadinya sendawa yang berlebihan.

3. Kebiasaan Buruk

Bagi beberapa orang, sendawa yang berlebihan dapat disebabkan oleh kebiasaan buruk seperti mengunyah permen karet atau merokok. Oleh karena itu, menghindari kebiasaan buruk tersebut juga dapat membantu mengurangi sendawa yang berlebihan. 

Jika sendawa yang berlebihan terus-menerus terjadi dan disertai dengan gejala lain seperti nyeri perut, kembung, atau perubahan berat badan yang drastis, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. (nna)