DECEMBER 9, 2022
Radar Serang

Hujan Deras, Jalan Protokol Tergenang

post-img

TERGENANG: Pengendara nekat menerobos genangan air di Jalan Raya Serang-Cilegon, tepatnya di Sumurbor, Lontarbaru, Kota Serang, Jumat (10/3). Genangan air setinggi lutut orang dewasa tersebut menyebabkan beberapa kendaraan yang nekat menerobos mogok. 


SERANG-Hujan deras yang berlangsung ham­pir satu jam membuat genangan air di Jalan Raya Serang-Cilegon, di Sumur Bor, Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang, Jumat (10/3). Keting­gian air yang mencapai lutut orang dewasa ini mengakibatkan beberapa kendaraan mo­gok lantaran nekat menerobos jalan tersebut.

Kondisi itu sempat mengakibatkan ke­ma­cetan di jalan protokol tersebut. Saluran drainase di bagian pinggir jalan mampu menampung tumpahan air dari jalur Jalan Kagungan. Akibatnya, air meng­genang persis di bagian cekungan jalan. Puncaknya, kedalaman air di ce­kungan tersebut mencapai 20-30 centi­me­ter atau selutut orang dewasa.

Sejumlah pengendara terpaksa meng­alih­kan jalan menghindari area tersebut. 

“Airnya tinggi sampe selutut orang de­wasa. Tadi, jam setengah delapanan (Pukul 19.30 WIB). Lewat sana, ada motor mogok,” ujar Ikhwan, salah seorang warga.

Dikatakan Ikhwan, motor dan mobil yang enggan menerobos jalan utama ter­sebut. 

“Saya belok ke Kepandean, arah Markas Bri­mob, ke arah alun-alun. Karena, di Sumur Bor macet,” kata Ikhwan. 

Terpisah, Kepala Seksi Data dan Infor­masi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Kelas I Serang Tar­jono mengatakan, berdasarkan hasil ob­servasi terjadi cuaca ekstrem di wilayah Kota Serang. “Telah terjadi cuaca ekstrem hujan Sangat lebat disertai petir, waktu kejadian 18.09 sampai dengan 19.00 WIB,” katanya. 

Tarjono mengimbau masyarakat untuk memperhatikan perubahan cuaca di tengah cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai petir dan hujan disertai angin. (fdr/nda)