DECEMBER 9, 2022
Radar Serang

Seribu Pelaku UMKM Diajari Pemasaran Digital

post-img

PELATIHAN: Pj Sekda Banten M Tranggono berfoto bersama usai menghadiri Pelatihan 1000 UMKM di Hotel Le Dian Serang, Selasa (7/3) lalu. 


SERANG-Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) disebut-se­but menjadi sektor paling ber­pe­ngaruh terhadap peningkatan perekonomian negara, khususnya pas­ca pandemi Covid-19.

Melihat kontribusi sektor UMKM itu, Pemerintah terus memberikan du­kungan terhadap para pelaku UMKM. Seperti halnya di Banten, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pada Selasa (7/3) lalu, memberikan pe­latihan terhadap seribu pelaku UMKM se Indonesia bertempat di Hotel Le Dian, Kota Serang.

Pelatihan itu diberikan oleh Ko­minfo dengan mengajari para pe­laku UMKM jurus jitu pema­saran digital. 

Dalam pelatihan itu, Kominfo turut menggandeng mentor-men­tor profesional mulai dari pihak Si­berkreasi, platform e-commerce Lazada, dan Lampu.id.

Deputi Bidang Koordinasi Pari­wisata dan Ekonomi Kreatif Ke­menterian Koordinator Bidang Ke­maritiman dan Investasi, Odo R.M. Manuhutu, yang diwakili oleh Plt Asisten Pengembangan Eko­nomi Kreatif, Liz Zeny Merry me­ngatakan, pelatihan yang me­ru­pakan gerakan arak digital itu di­gelar dalam upaya mendo­rong pelaku UMKM menjawab tan­tangan di era disrupsi digital. Ge­­rakan Akar Digital, Jurus Jitu untuk Jadi 1000 UMKM Cemerlang ini berlangsung secara hybrid. Sebanyak 1000 UMKM dari Banten dan Jabodetabek mendapatkan bekal mengakselerasikan usaha lewat pemasaran digital.

Menurut Liz Zeny, peningkatan jumlah wisatawan ke Banten di­ha­rapkan bisa memberikan dam­pak positif untuk peningkatan de­mand produk-produk UMKM.

“Kami terus mendorong UMKM, IKM, artisan, pelaku usaha lainnya untuk masuk ke ekosistem digital. Ha­rapan kami, pelaku UMKM bisa terdaftar di berbagai e-com­mer­ce atau platform,” katanya.

Dia berharap kegiatan Akar Di­gital ini dapat membantu UMKM Banten bersaing di pasar yang lebih luas, sekaligus ber­ke­sem­­patan memperkuat layanan dan ka­pasitas usaha, sehingga tran­saksi pelaku UMKM dapat mening­kat.

Sementara Pj Sekretaris Daerah Provinsi Banten Muhammad Trang­­gono menyampaikan apre­siasi yang tinggi kepada para pe­laku UMKM yang telah berperan besar menjaga stabilitas pertum­buhan ekonomi di provinsi Banten se­lama dua tahun masa pandemi. “Angka inflasi provinsi Banten berada di bawah inflasi nasional dan angka pertumbuhan ekonomi berada di atas indeks pertumbuhan ekonomi nasional. Tidak bisa dipungkiri salah satu kontribusi ke­berhasilan ini berasal dari ba­pak-ibu pelaku UMKM,” ucapnya.

Tranggono juga menyampaikan Provinsi Banten akan berkesi­nam­bungan Melakukan pem­binaan kepada UMKM lewat ko­laborasi dengan berbagai pi­hak.

Sementara Direktur Eksekutif Lazada Indonesia Ferry Kusnowo, men­jelaskan, sejak hadir di In­donesia tahun 2012, Lazada Indo­nesia terus berkomitmen untuk men­dukung pemberdayaan UMKM di Indonesia. 

“Lewat Ge­ra­kan Akar Digital Indonesia, Lazada terus berkola­bo­rasi dengan berbagai mitra strategis, baik dengan pemerintah maupun dengan pihak swasta, un­tuk mengakselerasi pengem­bangan UMKM lewat e-commerce. Dengan berbagai pelatihan dan penyediaan fitur e-commerce yang mumpuni, kami berharap UMKM Indonesia bisa terus me­ngem­bangkan bisnisnya,” tu­tur­nya.

Pada kesempatan yang sama, CEO Social Bread Indonesia Edho Zell, serta pengusaha muda in­spi­ratif, Affan Arisga membagikan pengalaman dan pengetahuan mereka tentang bagaimana mem­bangun, mempertahankan, dan me­ngembangkan bisnis lewat platform e-commerce. (suf/nda)