TIGARAKSA - Tim Tangerang Cegah Stunting (TEGAS) melakukan langkah serius untuk memberantas stunting sejak dini, hal tersebut agar masyarakat kedepan benar-benar hidup sehat. Salah satunya telah dilakukan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam rangka penurunan angka stunting.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi mengatakan, seperti diketahui Kabupaten Tangerang merupakan salah satu daerah yang masuk prioritas untuk pencegahan stunting. Hal itu berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) mencapai angka 23,3 persen.
“Bimtek tersebut bertujuan untuk mengetahui permasalahan penyebab stunting, serta menjadi landasan kebijakan Pemkab Tangerang, agar penanganan stunting itu bisa lebih jelas dan terarah,” ujar dr Hendra, Jumat (10/6).
Menurutnya, kegiatan bimtek tersebut sudah berlangsung selama dua hari, mulai dari 8 hingga 9 Juni kemarin di Hotel Aryaduta, Lippo Village Karawaci.
Dia berharap, dengan adanya kegiatan bimtek tersebut dapat meningkatkan peran Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang telah dibentuk sebelumnya.
“Setelah bimtek tersebut nantinya, seluruh kecamatan dan desa dapat menurunkan angka stunting. Ayo kita berantas stunting sejak dini, sehingga masyarakat ke depan benar-benar hidup sehat,” terangnya.
Sementara, Analis Kebijakan Ahli Muda Subdit Kesehatan Direktorat SUPD III Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Andika Eka Saputra menambahkan, berdasarkan SSGI Tahun 2021 prevalensi stunting Provinsi Banten sebesar 24,5 persen dan merupakan salah satu dari 12 Provinsi prioritas yang didampingi, karena memiliki angka absolut balita stunting yang cukup tinggi.
“Dari 8 lokus kabupaten maupun kota intervensi di Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang berdasarkan hasil SSGI tahun 2019 menunjukkan angka prevalensi stunting sebesar 18,4 persen, sedangkan untuk tahun 2021 mengalami kenaikan prevalensi menjadi 23,3 persen. Dan berdasarkan hal tersebut, Kabupaten Tangerang dipandang perlu dilakukan pendampingan khusus dan penguatan kapasitas pemda dalam pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi,” tukasnya. (Mul)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
