DECEMBER 9, 2022
Olahraga

Tiga Pemain Yordania Ini Wajib Diwaspadai

post-img

Pada laga kedua Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023, Timnas Indonesia bakal menantang tim terkuat, Yordania, di Jaber Al-Ahmad International Stadium, Kuwait City pada Minggu (12/6), dini hari. Pada laga tersebut, Timnas Indonesia harus mewaspadai kekuatan permainan Yordania. Selain karena ranking FIFA yang lebih tinggi, materi pemain mereka sedikit di atas pemain Timnas Indonesia.

Dari 11 pemain pertama yang turun saat menghadapi Nepal, tujuh di an­taranya tampil di klub luar negeri. Sementara, Timnas Indonesia hanya pu­nya empat pemain yang tampil di luar negeri. 

Dari tujuh pemain Yordania itu, dua di antaranya tampil di kompetisi liga tertinggi Malaysia, yaitu di klub Selangor. Keduanya adalah Yazan Alarab (bek tengah) dan Baha Abdurrahman. Baha Abdurrahman adalah kapten tim sekaligus pencatat caps tertinggi di tim Yordania saat ini (119). 

Namun, dari tujuh pemain Yordania itu, setidaknya ada tiga nama yang wa­jib diwaspadai Timnas Indonesia.


MOSA AL-TAMMARI

Bisa dibilang Mosa Al-Tammari adalah pe­main terbaik milik Yordania saat ini. Tentu saja pengakuan itu datang dari situs resmi milik AFC selaku kon­fe­derasi sepak bola Asia pada 2021. Pasalnya, pemain 25 tahun tersebut ja­di satu-satunya yang tampil di Eropa, yaitu di Liga Belgia bersama OH Leuven.

Sebelumnya, Mosa sudah merasakan panggung di klub penguasa Siprus, APOEL Nicosia, dalam dua musim. Mosa menjadi pemain termahal Yor­dania saat ditransfer ke OH Leuven dengan dana 1,6 juta euro pada 2020.

Visi dan pembacaan pertandingannya sangat bagus dan rutin mengirim teror lewat bola-bola silang atau umpan tero­bosan ke penyerang di depannya.

Satu hal yang wajib diwaspadai para pemain Timnas Indonesia adalah per­gerakannya dapat memancing bek-bek lawan, sehingga menciptakan ruang kosong di lini pertahanan yang dapat di­manfaatkan rekan-rekannya.


ALI OLWAN

Striker bertinggi 184 centimeter ini juga sudah membuktikan dirinya di klub luar negeri, yaitu Al-Shamal di Li­­ga Qatar. Striker ini punya kemampuan memanfaatkan ruang yang ditinggalkan bek lawan usai berduel dengan Mosa Al-Tammari. Striker ini juga berkali-kali juga mampu meneror pertahanan lawan melalui duel udara.

Pada musim 2022 di Qatar, Ali Olwan sudah mencatatkan 10 caps serta dua gol dan tiga asis untuk timnya. Se­dangkan, pada laga lawan Nepal, dia menyumbang gol pembuka Yordania pada menit 75.


YASAN AL-NAIMAT

Sama seperti Ali Olwan, Yasan juga tampil di Liga Qatar. Yaitu, di Al-Ahli SC.

Tak hanya posisi striker tengah, dia juga mampu tampil di posisi sayap.

Tinggi badannya yang mencapai 180 sentimeter dapat dimanfaatkan dengan baik untuk duel udara dan pergerakan memancing para bek lawan. Perge­rakannya itulah yang sering berakhir menjadi asis.

Yasan baru datang di Qatar musim ini dan sudah mencatatkan 2 gol dan 6 asis dalam 9 pertandingan. (BS/don)