KTI Tegaskan Belum Buka Lowongan
CILEGON - Puluhan warga Kampung Bojong Lor, Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang melakukan aksi demonstrasi di PT Krakatau Tirta Industri (KTI) Cilegon, Jumat (10/6).
Dalam tuntutannya, mereka menuntut agar pihak KTI memperhatikan dan mempekerjakan warga sekitar khususnya warga Bojong Lor.
Diketahui, sejak KTI membangun bendungan di daerah Pasauran Cinangka, warga sekitar khususnya di Kampung Bojong Lor tidak ada yang bekerja di perusahaan tersebut. Sehingga dengan tegas warga menuntut untuk dipekerjakan.
Dari pantauan Radar Banten, sekira pukul 10.00 WIB tampak hadir Kepala Desa Pasuruan Mulyadi, untuk ikut andil memediasi warganya dengan pihak KTI.
Koordinator aksi demo Roni mengatakan, demo ini buntut kekesalan dari warga terutama pemuda terhadap KTI yang hingga sekarang ini belum ada titik temu terkait tuntutan warga untuk bekerja di KTI.
“Sudah dilakukan mediasi hampir dua kali, namun dari pihak KTI belum ada tanggapan makanya hari ini (Jumat 10/6), kami melakukan aksi demo hanya satu tuntutannya yaitu pekerjaanlah warga sekitar,” tegasnya.
Menurutnya, sejak berdirinya KTI di wilayahnya belum ada satupun warga yang dipekerjakan atau perekrutan dari masyarakat sekitar. “Jadi sekali lagi saya minta agara pemuda warga sekitar untuk dipekerjakan jika tidak kami terpaksa akan menutup gerbang KTI yang di Cinangka karena mereka (KTI –red) juga mengambil airnya dari lingkungan kami bukan dari industri,” pungkasnya.
Menanggapi hal tersebut, PT KTI yang diwakili Humas Keamanan PT KTI Jeni menjelaskan, pihaknya sudah berusaha melakukan mediasi termasuk dari pihak Polres Cilegon juga ikut memdiasi. Namun pihak warga Pasuruan walkout atau meninggalkan ketika medasi belum selesai.
“Kemarin sore kita sudah melakukan mediasi, mungkin karena mediasinya agak sorean begitu kita istirahat untuk melaksanakan salat Magrib mereka walkout padahal mediasi belum selesai. Jadi sampai sekarang belum ada titik temu,” ujar Jeni.
Diungkapkan Jeni, dari mediasi yang dilakukan di Polres Cilegon kemarin sebenarnya ada beberapa yang akan disampaikan dari pihak KTI kepada warga Pasuruan terkait keinginanya untuk bekerja di KTI karena dari pihak warga walkout jadi belum tersampaikan.
“Perlu dikathui bahwa KTI ini kan perusahaan BUMN dan hingga sekarang ini belum ada lowongan pekerjaan, tapi insya Allah akan membuka tenaga kerja pada 2023 mendatang. Sekarang ini kalau teman-teman bilang Kapan kita ada lowongan kami tidak bisa menentukan besok, lusa atau Minggu depan. Kedepan begitu ada lowongan pekerjaan kita akan berikan kesempatan kepada masyarakat sekitar,” tuturnya. (raj/alt)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
- NUSANTARA metro disway
- FOKUS DISWAY
