DECEMBER 9, 2022
Cilegon

Helldy dan Sanuji Harus Hilangkan Ego

post-img

CILEGON - Ketegangan antara Walikota Cilegon Helldy Agustian dan Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta soal rotasi mutasi pejabat dan pegawai masih terus menjadi sorotan.

Berbagai pihak menilai jika ketegangan itu terus berlanjut maka performa peme­rintah dalam melayani masyarakat dan merealisasikan pembangunan akan tidak maksimal.

Salah satu pihak yang menyatakan hal tersebut adalah Sosiolog dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Suwaib Amiruddin. 

Menurut Suwaib, jika Helldy dan Sanuji ingin pemerintahan yang dipimpinnya berhasil hingga akhir masa jabatan, maka keduanya harus menekan ego masing-masing.

”Kalau ingin sisa masa jabatan ini selesai dengan baik, menurut saya kuncinya adalah menurunkan ego,” ujar Suwaib, Rabu (10/8).

Salah satunya adalah dengan kembali membuka ruang komunikasi dengan baik. Menurutnya, sebagai pasangan kepala daerah, sudah seharusnya terjalin komu­nikasi dengan baik satu sama lain. 

”Saya rasa sebuah kewajaran ketersinggu­ngan itu muncul jika ada yang tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan,” ujarnya.

Suwaib menyarankan agar pasangan yang diusung oleh Partai Berkarya dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu kembali ke cita-cita awal saat maju di Pilkada 2020.

”Harusnya emang kembali ke kontrak awal yaitu untuk membangun secara bersama-sama jangan sampai tensi egois mengganggu,” ujarnya.

Secara politis, ketegangan Helldy dan Sanuji pun merugikan keduanya. Karena jika hal itu terus terjadi maka performa pemerintah tidak baik dan akan berdampak kepada percaya masyarakat terhadap pasangan itu.

Terlebih tahun depan sudah memasuki tahun politik dan sisa waktu periode pertama pasangan tersebut pun semakin sedikit.

Diketahui, Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta mengaku tidak dilibatkan dalam proses rotasi mutasi pejabat eselon tiga dan empat.

Karena itu ia memilih untuk tidak meng­hadiri agenda pelantikan para pejabat tersebut yang berlangsung di halaman kantor Walikota Cilegon dan aula Disko­minfo Kota Cilegon, Jumat (5/8).

Pelantikan berlangsung sekira pukul 11.00 Wib di halaman kantor Walikota Cilegon. Sedangkan di aula Diskominfo berlangsung sore hari. Proses pelantikan dipimpin oleh Walikota Cilegon Helldy Agustian.

Dikonfirmasi Radar Banten, Sanuji mengaku tidak menghadiri kegiatan pelantikan karena tidak dilibatkan dalam pembahasan rotasi mutasi pejabat tersebut.

Menurut Sanuji, ia bahkan tidak diberikan tembusan terkait kegiatan pelantikan tersebut. ”Saya ada di kantor, saya tidak dilibatkan, tidak diajak musyawarah,” ujarnya.

Pernyataan Sanuji itu kemudian dibalas oleh Helldy dengan pernyataan menohok. Helldy Agustian menegaskan jika kewen­angan rotasi dan mutasi ada di tangan Walikota. ”Aturannya sudah jelas kok, di undang-undang juga,” ujar Helldy. (bam)