DECEMBER 9, 2022
Lebak

SPBU Milik Mantan Bupati Kebakaran

post-img

PADAMKAN API: Petugas Damkar Lebak memadamkan api di tangki penampungan bahan bakar di SPBU milik mantan Bupati Mulyadi Jayabaya, Selasa (10/8). (purnama/radar banten)

Karyawan Alami Luka Bakar

LEBAK - Stasiun Pengisian Bahan Ba­kar Umum (SPBU) milik mantan Bu­pati Mulyadi Jayabaya (JB) di Jalan Soekarno Hatta kebakaran pada Rabu (10/8) sekira pukul 11.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, satu orang karyawan mengalami luka bakar di bagian muka dan tangan.

Uding menceritakan, awalnya dia te­ngah memeriksa tangki bahan bakar jenis pertalite di SPBU tersebut. Namun, saat dirinya membuka penutup tangki, tiba-tiba ada kobaran api yang langsung menyambar wajahnya.

“Saya lagi bantu-bantu Pak, itu tangki baru di isi Pertalite. Tapi waktu saya bu­ka tangkinya tiba-tiba ada kobaran api yang menyambar ke wajah sama tangan,” kata Uding saat ditemui Radar Banten di SPBU, kemarin.

“Saat itu saya langsung melompat untuk menyelamatkan diri,” tambah Uding.

Melihat Uding tersambar api, karyawan SPBU lain panik dan mencoba mema­dam­kan api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

“Semuanya sempat panik, karena apinya sempat membesar. Tapi alham­dulillah bisa dipadamkan,” ungkapnya.

Kini, Uding pun mencoba melakukan penanganan dengan mengoleskan getah pohon pisang dan pasta gigi pada luka bakar di bagian wajah dan ta­ngannya.

“Ini Pak tangan sama wajah saya panas kena api, makanya pakai getah pohon pisang sama pasta gigi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pe­madam Kebakaran pada Dinas Satpol PP dan Damkar Lebak Iwan Darmawan me­ngatakan, saat kejadian pihaknya mem­butuhkan waktu sekitar 20 menit un­tuk memadamkan kobaran api.

Un­tuk pe­nyebab kebakaran, Iwan men­duga kobaran api dipicu adanya kebocoran gas pada bagian tangki penyim­panan.

“Dugaan sementara api itu disebabkan ada­nya kebocoran dari pipa tangki se­hingga membuat gas keluar dan me­nimbulkan percikan api. Tapi alham­dulillah dua unit damkar berhasil memadamkan kobaran api,” tambahnya.

Selanjutnya, Damkar akan melakukan pemeriksaan lebih detail atau inspeksi ke SPBU milik mantan Bupati Mulyadi Jayabaya ini. Guna memastikan alat pemadam kebakaran berfungsi normal.

“Kita akan lakukan inspeksi apakah alat-alat pemadam kebakaran di sini berfungsi atau tida. Karena kita khawatir jika tidak diperiksa alat itu dalam ke­adaan tidak layak dan tidak bisa di­gunakan jika dalam situasi darurat se­perti tadi,” pungkasnya.(mg-02/tur)