PADAMKAN API: Petugas Damkar Lebak memadamkan api di tangki penampungan bahan bakar di SPBU milik mantan Bupati Mulyadi Jayabaya, Selasa (10/8). (purnama/radar banten)
Karyawan Alami Luka Bakar
LEBAK - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik mantan Bupati Mulyadi Jayabaya (JB) di Jalan Soekarno Hatta kebakaran pada Rabu (10/8) sekira pukul 11.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, satu orang karyawan mengalami luka bakar di bagian muka dan tangan.
Uding menceritakan, awalnya dia tengah memeriksa tangki bahan bakar jenis pertalite di SPBU tersebut. Namun, saat dirinya membuka penutup tangki, tiba-tiba ada kobaran api yang langsung menyambar wajahnya.
“Saya lagi bantu-bantu Pak, itu tangki baru di isi Pertalite. Tapi waktu saya buka tangkinya tiba-tiba ada kobaran api yang menyambar ke wajah sama tangan,” kata Uding saat ditemui Radar Banten di SPBU, kemarin.
“Saat itu saya langsung melompat untuk menyelamatkan diri,” tambah Uding.
Melihat Uding tersambar api, karyawan SPBU lain panik dan mencoba memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
“Semuanya sempat panik, karena apinya sempat membesar. Tapi alhamdulillah bisa dipadamkan,” ungkapnya.
Kini, Uding pun mencoba melakukan penanganan dengan mengoleskan getah pohon pisang dan pasta gigi pada luka bakar di bagian wajah dan tangannya.
“Ini Pak tangan sama wajah saya panas kena api, makanya pakai getah pohon pisang sama pasta gigi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Dinas Satpol PP dan Damkar Lebak Iwan Darmawan mengatakan, saat kejadian pihaknya membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk memadamkan kobaran api.
Untuk penyebab kebakaran, Iwan menduga kobaran api dipicu adanya kebocoran gas pada bagian tangki penyimpanan.
“Dugaan sementara api itu disebabkan adanya kebocoran dari pipa tangki sehingga membuat gas keluar dan menimbulkan percikan api. Tapi alhamdulillah dua unit damkar berhasil memadamkan kobaran api,” tambahnya.
Selanjutnya, Damkar akan melakukan pemeriksaan lebih detail atau inspeksi ke SPBU milik mantan Bupati Mulyadi Jayabaya ini. Guna memastikan alat pemadam kebakaran berfungsi normal.
“Kita akan lakukan inspeksi apakah alat-alat pemadam kebakaran di sini berfungsi atau tida. Karena kita khawatir jika tidak diperiksa alat itu dalam keadaan tidak layak dan tidak bisa digunakan jika dalam situasi darurat seperti tadi,” pungkasnya.(mg-02/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
