DECEMBER 9, 2022
Olahraga

Aturan Pelatih Futsal Diprotes

post-img

Porprov VI Banten

SERANG – Asosiasi Futsal Kota (AFK) Serang memprotes Technical Hand Book (THB) cabor futsal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten 2022. Pasalnya, salah satu poin THB menyebutkan bahwa pelatih minimal memiliki sertifikat lisensi 1 AFC. Aturan itu dinilai tidak pas. 

“Porprov itu tingkatannya provinsi. Kalau lisensi provinsi atau nasional ya masih masuk akal (menggunakan lisensi 1 AFC-red),” tandas Ketua AFK Serang Muhammad Arif Hamdi, Senin (11/7).

Protesnya itu, menurut Arif, telah dikomunikasikan dengan Ashari, Sekretaris Umum Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) yang juga Technical Delegate (TD) cabor futsal di Porprov VI Banten. Mengacu pada Porprov V Banten 2018, aturan bahwa pelatih minimal harus memiliki lisensi 1 AFC tidak ada. 

Karena itu, Arif mendesak agar aturan tentang pelatih futsal di Porprov VI Banten ditinjau ulang. Dasarnya, tidak semua kabupaten dan kota di Banten memiliki pelatih berlisensi 1 AFC. 

“Poprov tinggal beberapa bulan, kasihan daerah yang telah mempersiapkan jauh-jauh hari (tapi tidak punya pelatih berlisensi 1 AFC-red),” tegasnya.

Exco AFK Pandeglang Vanes Irwan menyampaikan hal serupa. Menurutnya, lisensi nasional harusnya cukup digunakan. Mengingat, tujuan Porprov adalah menjaring atlet potensial. Bukan pelatih potensial.

“Kita ini mencari bakat atlet dan pelatih, bukan menangani klub profesional,” katanya.

Menanggapi protes ini, Sekum AFP Banten Ashari menerangkan bahwa ketentuan lisensi 1 AFC untuk pelatih datang dari beberapa pengurus AFP. Karena, melihat daerah lain seperti Jawa Barat yang sudah menggunakan aturan itu.

Namun, karena protes AFK Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak, Ashari mengaku akan berkomunikasi dengan tuan rumah Kota Tangerang. Protes dan aturan pelatih futsal berlisensi 1 AFC itu disampaikan pada rapat Technical Delegate (TD) kedua. 

“Mudah-mudahan ada solusi. Salah satu yang akan saya tawarkan adalah membuat surat penyataaan bahwa tidak masalah terkait lisensi pelatih,” katanya. 

Terpisah, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Porprov VI Banten cabor futsal Muhammad Habil Saputra menuturkan, aturan itu sudah lama. Dan, mengacu pada PON. Tujuannya, untuk meningkatkan mutu pelatih. (don)

#fadhil