DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Balita di Kalanganyar Derita Penyakit Langka

post-img

DIGENDONG: Sumarni tengah menggendong Akbar di rumahnya di Cirende, Kecamatan Kalanganyar, Senin (11/7). (Yusuf Permana/Radar Banten)

Kondisinya Memprihatinkan

LEBAK - Akbar (4), balita asal Kam­pung Cirende Bengkok, Desa Ka­lang­anyar, Kecamatan Kalanganyar, kondi­sinya cukup memprihatinkan. Anak ketiga pasangan dari Sumarni dan Ahmad Subro ini hanya terbaring lemah dengan kondisi tubuh kurus kering.

Sumarni, Ibu Akbar, bercerita anak ke­tiganya itu lahir normal. Saat dalam kandungan pun, dirinya tidak pernah mengalami sakit apapun. Namun, hingga usia empat tahun, Akbar tidak bisa berdiri atau duduk.

Namun, saat usia 40 hari, tiba-tiba anak­nya itu mengalami kejang-kejang, mun­tah, hingga tubuhnya membiru. Dirinya pun membawa Akbar ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung untuk diperiksa.

“Saat itu Akbar dirawat di RSUD selama 13 hari. Kata dokter, Akbar mengalami pe­nyakit langka dengan adanya pen­darahan di otak dan juga kurang sel darah putih,” kata Sumarni kepada Radar Banten di rumahnya, Senin (11/7).

Selama 4 tahun terakhir, dirinya terus membawa anaknya untuk kontrol ke Pos­yandu dan Puskesmas. Karena ke­luarga tidak bisa membawa anaknya itu ke Rumah Sakit. Kondisi ekonomi keluarga membuat Sumarni dan sua­minya hanya bisa pasrah dengan kondisi anak ketiganya tersebut.

“Alhamdulillah kalau perhatian dari Posyandu itu selalu ada, seperti susu dan vitamin. Tapi selama dua bulan terakhir ini kondisi Akbar terus mem­buruk. Dia nggak mau makan sama sekali, berat badannya juga turun drastis dari 6 Kilogram jadi 3 kilogram. Bahkan setiap malam Akbar nangis kesakitan. Hanya saya nggak tahu harus bagaimana lagi,” tambah Sumarni sambil mene­teskan air mata.

Ayah Akbar, Ahmad Subro mengaku, dirinya yang bekerja sebagai buruh serabutan tidak bisa membawa anaknya untuk berobat ke Rumah Sakit. Untuk itu, Dia berharap ada bantuan dari pa­ra dermawan agar anaknya bisa sem­buh dan bermain seperti anak se­bayanya.

“Saya hanya kuli serabutan, buat ma­kan saja susah. Rumah saja ini mau roboh, kita mau bawa ke rumah sakit juga bingung. Apalagi harus rumah sakit di Jakarta, dari mana kita makan nanti,” terangnya.

Sementara itu, Camat Kalanganyar Cece Saputra saat mengunjungi kedia­man Akbar mengatakan, pihaknya akan terus membantu Akbar agar bisa men­dapatkan pengobatan di Rumah Sakit yang ada di Jakarta.

"Saat ini kita tengah koordinasi dengan TKSK dan Pemerintah Kabupaten Le­bak agar Akbar bisa mendapatkan pe­rawatan. Termasuk biaya hidup anggota ke­luarganya juga semasa perawatan Akbar terjamin," pungkas­nya. (mg-02-nce/tur)

#fadhil