DIGENDONG: Sumarni tengah menggendong Akbar di rumahnya di Cirende, Kecamatan Kalanganyar, Senin (11/7). (Yusuf Permana/Radar Banten)
Kondisinya Memprihatinkan
LEBAK - Akbar (4), balita asal Kampung Cirende Bengkok, Desa Kalanganyar, Kecamatan Kalanganyar, kondisinya cukup memprihatinkan. Anak ketiga pasangan dari Sumarni dan Ahmad Subro ini hanya terbaring lemah dengan kondisi tubuh kurus kering.
Sumarni, Ibu Akbar, bercerita anak ketiganya itu lahir normal. Saat dalam kandungan pun, dirinya tidak pernah mengalami sakit apapun. Namun, hingga usia empat tahun, Akbar tidak bisa berdiri atau duduk.
Namun, saat usia 40 hari, tiba-tiba anaknya itu mengalami kejang-kejang, muntah, hingga tubuhnya membiru. Dirinya pun membawa Akbar ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung untuk diperiksa.
“Saat itu Akbar dirawat di RSUD selama 13 hari. Kata dokter, Akbar mengalami penyakit langka dengan adanya pendarahan di otak dan juga kurang sel darah putih,” kata Sumarni kepada Radar Banten di rumahnya, Senin (11/7).
Selama 4 tahun terakhir, dirinya terus membawa anaknya untuk kontrol ke Posyandu dan Puskesmas. Karena keluarga tidak bisa membawa anaknya itu ke Rumah Sakit. Kondisi ekonomi keluarga membuat Sumarni dan suaminya hanya bisa pasrah dengan kondisi anak ketiganya tersebut.
“Alhamdulillah kalau perhatian dari Posyandu itu selalu ada, seperti susu dan vitamin. Tapi selama dua bulan terakhir ini kondisi Akbar terus memburuk. Dia nggak mau makan sama sekali, berat badannya juga turun drastis dari 6 Kilogram jadi 3 kilogram. Bahkan setiap malam Akbar nangis kesakitan. Hanya saya nggak tahu harus bagaimana lagi,” tambah Sumarni sambil meneteskan air mata.
Ayah Akbar, Ahmad Subro mengaku, dirinya yang bekerja sebagai buruh serabutan tidak bisa membawa anaknya untuk berobat ke Rumah Sakit. Untuk itu, Dia berharap ada bantuan dari para dermawan agar anaknya bisa sembuh dan bermain seperti anak sebayanya.
“Saya hanya kuli serabutan, buat makan saja susah. Rumah saja ini mau roboh, kita mau bawa ke rumah sakit juga bingung. Apalagi harus rumah sakit di Jakarta, dari mana kita makan nanti,” terangnya.
Sementara itu, Camat Kalanganyar Cece Saputra saat mengunjungi kediaman Akbar mengatakan, pihaknya akan terus membantu Akbar agar bisa mendapatkan pengobatan di Rumah Sakit yang ada di Jakarta.
"Saat ini kita tengah koordinasi dengan TKSK dan Pemerintah Kabupaten Lebak agar Akbar bisa mendapatkan perawatan. Termasuk biaya hidup anggota keluarganya juga semasa perawatan Akbar terjamin," pungkasnya. (mg-02-nce/tur)
#fadhil
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
- NUSANTARA metro disway
- FOKUS DISWAY
