DECEMBER 9, 2022
Radar Serang

Walikota : Kelurahan Drangong Terbaik di Banten

post-img

SERANG-Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, mewakili Kota Serang pada lomba kelurahan Tingkat Provinsi Banten Tahun 2022. Walikota Serang Syafrudin optimistis Kelurahan Drangong menjadi terbaik di Provinsi Banten.

Senin (11/7) siang, Walikota Serang Syafrudin didampingi Ketua TP PKK Kota Serang Ade Jumaiah menyambut rombongan tim penilai yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPM) Provinsi Banten Enong Suhaeti di Kantor Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, Kelurahan Drangong mewakili Kota Serang pada lomba kelurahan Tingkat Provinsi Banten, karena juara lomba kelurahan Tingkat Kota Serang 2022. "Nah hari ini Kelurahan Drangong sedang ada penilaian dari tim penilai lomba kelurahan Tingkat Provinsi Banten," ujarnya.

Syafrudin mengatakan, keterwakilan Kelurahan Drangong diharapkan dapat mengukir prestasi Kota Serang dalam lomba kelurahan terbaik di Provinsi Banten. "Mudah-mudahan dengan keterwakilan Kelurahan Drangong, ini mudah-mudahan mendapatkan prestasi yang terbaik," katanya.

Syafrudin mengaku optimistis Kelurahan Drangong bisa meraih juara satu pada perlombaan kelurahan Tingkat Provinsi Banten 2022. "Insyaallah optimis juara. (Sekarang) Sudah tiga besar kita. Mudah-mudahan jadi terbaik," terangnya.

Syafrudin menyebutkan, beberapa indikator yang dilakukan penilaian diantaranya kinerja aparatur sipil negara (ASN), pemberdayaan masyarakat seperti pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta kebersihan lingkungan. "Jadi mudah-mudahan disemua kriteria ini terpenuhi dan insyaaallah kita akan menjadi juara," katanya.

Terkait masih adanya empat kasus stunting di Kelurahan Drangon, Syafrudin berkilah jumlah tersebut relatif sedikit, sehingga bisa dilakukan percepatan penanganan stunting. "Sebenarnya empat itu relatif sedikit, karena yang lain itu sudah ada yang ratusan, puluhan stunting. Empat ini Insya Allah ke depan bisa habis dalam tahun ini," ungkapnya.

 Sementara itu,Kepala DPMD Provinsi Banten Enong Suhaeti mengatakan, lomba kelurahan merupakan tindaklanjut dari Permendagri No 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan. "Ini rutin dilakukan tiap tahun berjenjang. Mulai dari Tingkat Kota dan Kabupaten, Provinsi dan Nasional," katanya.

Nong Suhaeti menjelaskan, untuk lomba kelurahan tingkat Provinsi Banten diikuti oleh 314 kelurahan dari empat kota di Provinsi Banten. "Bersaingnya dengan Kelurahan dari Kota Cilegon, dan kelurahan dari Kabupaten Pandeglang," jelasnya. 

Nong Suhaeti menyebutkan, beberapa indikator penilaian lomba kelurahan diantaranya verifikasi administrasi, pemberdayaan masyarakat seperti UMKM, kebersihan lingkungan, potensi kelurahan, sumber daya manusia, rumah sehat, kelompok wanita tani, posyandu terintegrasi, dan pelayanan prima kelurahan. "Pokoknya semua aspek, kalau juara akan mewakili Provinsi Banten di tingkat nasional," jelasnya. (fdr/nda)