DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Warga Kepulauan Butuh Fasilitas Kesehatan yang Memadai

post-img

SERANG - Warga kepulauan di Kabu­paten Serang masih kesulitan meng­akses fasilitas kesehatan dan tran­sportasi.

Hal itu disampaikan Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banten Kolonel Laut (P) Dedi Komarudin pa­da rapat koordinasi Forum Koor­dinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Pendopo Bupati Serang, pekan lalu.

Dedi menyampaikan, beberapa persoalan dan potensi yang bisa digali di wilayah kepulauan, seperti Pulau Panjang dan Pulau Tunda yang memiliki penduduk. 

Di Pulau Panjang dengan sekitar 3.500 penduduk, belum tersedia fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan yang memadai. "Di sana hanya ada satu bi­dan, itu pun tidak menetap," katanya.

Hal itu, menurut Dedi, menyulitkan warga ketika membutuhkan pertolo­ngan cepat atau darurat. "Kalau ada yang sakit keras, akses menuju darat cukup jauh," ujarnya.

Kemudian akses transportasi masya­rakat kepulauan juga terbilang masih sulit. Warga harus mengelurkan ongkos yang lumayan tinggi untuk perjalanan ke darat. "Sekali naik perahu itu Rp15 ribu sampai Rp20 ribu. Kalau bolak balik sudah Rp40 ribu," ujarnya.

Selain itu, Dedi menyampaikan potensi yang ada di wilayah kepulauan, baik itu dari sisi wisata bahari maupun produk UMKM-nya.

"Di Pulau Panjang ada produksi teri medan. Itu diproduksi oleh warga sana. Kemudian juga ada olahan rum­put laut. Saya rasa ini potensi yang bisa dikembangkan," ucapnya.

Dikatakan Dedi, pihaknya saat ini sedang menjalankan program Kampung Bahari Nusantara di Pulau Panjang, yang mencakup pengembangan pariwisata, kesehatan, dan ekonomi.

"Karena itu, aspirasi yang saya sam­paikan yang diperoleh dari warga, kiranya bisa ditindaklanjuti oleh Pemkab Serang," ujar Dedi.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah tidak menampik jika akses warga kepulauan masih sulit. "Kita sedang fokus pada pendidikan dan kesehatan. Ini menjadi prioritas kami untuk warga kepulauan," katanya.

Sebelumnya, kata Tatu, Pemkab su­dah menyediakan ambulans laut untuk warga kepulauan. Tapi karena speknya tidak sesuai, ambulans tersebut terbengkalai. "Jadi untuk penyediaan ambulans laut ke depan, kita serahkan kepada masya­rakat. Inginnya speknya seperti apa, supaya sesuai dan dapat dimanfaatkan dengan baik," pungkas­nya. (jek/bie)