DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

12 Kecamatan Sudah Gelar Isbat Nikah

post-img

SERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bekerja sama dengan Pengadilan Agama (PA) Serang tahun ini melanjutkan program isbat nikah. Saat ini program tersebut sudah terlaksana di 12 kecamatan. 

Ketua PA Serang Jubaedah mengatakan, program ini sudah berjalan lima tahun, per kecamatan mendapatkan kuota 70 pasangan nikah setiap tahunnya. "Sampai hari ini (kemarin), sudah ada 12 kecamatan yang menggelar isbat nikah, besok (hari ini-red) kami gelar sidang isbat nikah di Kecamatan Baros," kata Jubaedah kepada Radar Banten di ruang kerjanya, Kamis (11/8).

Selain di 12 kecamatan, pihaknya juga sudah menerima empat kecamatan lainnya untuk menggelar isbat nikah dalam waktu dekat ini. “Ada tiga kecamatan yang kuotanya kurang dari 70, yakni Kecamatan Bojonegara 55, Kopo 40, dan Kecamatan Gunungsari 35,” jelasnya.

Dijelaskan Jubaedah, sidang isbat nikah ini digelar bagi warga yang menikah secara syiri. Mereka tidak mendapatkan legalitas menikah dari kantor urusan agama (KUA). Melalui isbat nikah ini, pernikahan mereka akan terdaftar dan berhak mendapatkan administrasi kepen­dudukan lainnya.

Menurutnya, warga yang menikah secara syiri akan berdampak pada sulitnya mendapatkan hak administrasi kependudukan. Seperti kartu keluarga, akta kelahiran anak, dan sebagainya. “Mereka yang menikah secara syiri biasanya karena faktor ekonomi atau karena usia mereka belum cukup untuk menikah,” ujarnya.

Kata Jubaedah, program isbat nikah tersebut diapresiasi oleh Mahkamah Agung (MA). Itu dibuktikan dengan penghargaan yang diberikan MA kepada Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. “Kami terus berupaya menyukseskan program ini ke setiap kecamatan di kabupaten Serang,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Cikande Mohammad Agus mengatakan, warganya sangat antusias me­ngikuti program isbat nikah ini. “Kita akan gelar isbat nikah, saat ini sedang proses menunggu jadwal sidang,” katanya.

Agus menilai program ini sangat bagus, agar warga yang belum memiliki buku nikah bisa mengurusnya dengan mudah dan difasilitasi langsung oleh Pengadilan Agama. “Insyaallah Agustus ini kita gelar dengan kuota 70 pasangan,” pungkasnya. (drp/jek)