DECEMBER 9, 2022
Olahraga

Tak Ada yang Cedera, Bima Sakti Mewaspadai Ini

post-img

YOGYAKARTA - Pelatih Timnas U-16 Indonesia Bima Sakti memberikan kabar baik jelang laga final Piala AFF U-16 2022. Saat melawan Vietnam, hari ini (12/8), tidak ada satu pun pemain di skuad Garuda Asia yang cedera.

Catatan Bima Sakti cuma satu. Yakni, berharap agar proses recovery anak asuhnya berjalan lancar.

“Enggak ada (pemain yang cedera-red). Alhamdulillah semua sehat,” kata Bima Sakti kepada awak media, Kamis (11/8).

“Tadi kita sudah koordinasi dengan tim dokter kemudian fisioterapis juga.”

“Pagi tadi (kemarin-red) langsung masas semuanya pemain dan yang paling utama adalah recovery,” tuturnya.

Timnas U-16 Indonesia baru saja men­ja­lani laga berat dan panjang di babak semifinal. Skuad Garuda Asia harus bermain sampai babak adu penalti ketika ber­jumpa Myanmar di Stadion Ma­gu­woharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (10/8) malam.

Timnas U-16 Indonesia berhasil keluar se­bagai pemenang dengan skor 5-4 setelah sebelumnya imbang 1-1 pada waktu normal.

Berkat kondisi skuad Garauda Asia ini, Bima Sakti berencana kembali melakukan rotasi pemain untuk melawan Vietnam. Hal ini bukan sesuatu yang mengejutkan. Sebab, Bima Sakti kerap melakukan rotasi pemain di laga-laga sebelumnya.

Alasan Bima Sakti melakukan itu adalah karena kualitas pemain Timnas U-16 Indonesia yang merata. “Saya bersyukur tahun ini saya memiliki pemain yang me­rata di semua posisi, jadi saya tidak ada kesulitan untuk mengubah siapa yang bermain di setiap pertandingan,” ujarnya.

Pelatih berusia 46 tahun ini juga meng­ungkapkan hal yang dia waspadai dari calon lawannya nanti di Stadion Ma­gu­wo­harjo. Dia menyorotoi daya juang para pemain Timnas U-16 Vietnam.

Namun, Bima Sakti mengaku telah me­nemukan solusinya. Yakni, Timnas U-16 Indonesia harus mengambil inisiatif untuk tampil ngotot di lapangan.

“Mereka (Timnas U-16 Vietnam-red) militan, bekerja keras kemudian ngotot,” katanya.

“Oleh sebab itu kita besok (hari ini-red) ha­rus bisa meredam itu semua dengan inisiatif lebih awal,” tuturnya. (BS/don)