DECEMBER 9, 2022
Utama

Mendag Borong Produk UMKM

post-img

BORONG: Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memborong produk-produk UMKM di Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Minggu (11/11). (purnama iramawan/radar banten)

PANDEGLANG – Menteri Perdaga­ngan (Mendag) Zulkifli Hasan mela­kukan aksi borong produk UMKM di Desa Cimanuk, Kecamatan Cimanuk, Ka­bupaten Pandeglang. Produk UMKM yang diborong Mendag berupa kue jojorong, madu, gula merah, keripik, emping, dan kue cucur.

Aksi tersebut dilakukan Zulhas dalam acara penandatanganan nota kese­pahaman PB Mathlaul Anwar (MA)-Kementerian Perdagangan dan ground breaking masjid Al Hudori Mathlaul Anwar Boarding School di Desa Menes, Kecamatan Menes.

Mendag Zulkifli Hasan mengatakan, dirinya setelah dilantik oleh Presiden Jokowi memiliki tugas membantu ma­syarakat agar tidak ada kelaparan dan kesengsaraan.

“Pasca kenaikan BBM, ngecek harga (barang kebutuhan pokok di pasar). Ke­napa saya cek terus setiap hari agar ja­ngan sampai masyarakat kita terbe­ratkan akibat kenaikan BBM,” katanya usai memborong produk UMKM di Kecamatan Cimanuk, Minggu (11/11).

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua MPR Yandri Susanto, Pj Gubernur Banten Al Muktabar, Pj Sekda Pandeglang Taufik Hidayat, Kepala Diskoperindag Pandeglang Suaedi Kurdiatna, Kepala Dinas Sosial Pandeglang Hajah Nuriah.

Mendag mengaku, dirinya kemarin pagi sudah mengecek harga sembako di Pasar Karang Ayu, Semarang, stabil. Kemendag berkomitmen untuk menjaga har­ga barang kebutuhan pokok. Presiden Jokowi menginstruksikan pemerintah daerah untuk membantu biaya trans­portasi bahan pokok, terutama ba­gi daerah yang mengalami kenaikan harga lebih dari lima persen.

“Saya juga meminta kepada Gubernur, Bupati,dan Walikota yang harganya naik di atas lima persen untuk membantu transportasi. Misal Banten itu ngambil telur dari dari Sumatera, nanti kenaikan transportasi ditanggung dari pemeritah dari sana,” katanya.

Akan tetapi kalau Banten punya pro­duk, cabai misalnya mau di kirim ke Lampung, maka ongkos transpor­ta­sinya dibantu oleh pemerintah. Jadi kenaikan ongkos trans­portasinya disub­sidi oleh pe­merintah.

“Dengan begitu kita meyakini harga ti­dak akan bergolak, atau naik karena trans­­portnya naik disubsidi peme­rintah. Oleh karenanya kita harus betul-betul lindungi masyarakat jangan sampai daya beli turun karena harga-harga naik,” katanya.

Mendag, mengajak semuanya harus sekuat tenaga membantu masyarakat. Supaya tidak terberatkan dengan ke­naikan harga BBM.

“Makanya saya mengajak pemerintah, Gubernur, Bupati, Walikota, untuk memantau harga Bapok setiap hari. Saya juga memantau tiap hari, kalau harga naik sedikit kita gerak cepet ngambil eksen, transportasinya dibantu oleh pe­merintah,” katanya.

Pj Gubernur Banten, Al Muktabar meng­aku, akan patuh apa yang menjadi arahan Menteri Perdagangan.

“Saya akan patuh apa menjadi arahan Pak Menteri. Khususnya dalam perda­gangan, ini suatu berkah sehingga kita akan terus membangun ke depan,” katanya.

Ketua Umum Pengurus Besar Mathlaul Anwar KH Embay Mulya Syarief meng­ucapkan terima kasih, sudah memborong produk UMKM.

“Bapak Menteri sudah belanja, Alham­dulilah produk UMKM. Hasil binaan dari MA,” katanya.

Salah satu pelaku UMKM, Irin, meng­ucapkan terima kasih banyak kepada Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

“Tadi sudah memborong produk kami, mulai dari keripik, emping, gula merah, kue jojorong, kue cucur, dan juga madu. Ya kami tentu sangat terbantu karena produk kami ada yang beli di tengah kondisi sulit,” katanya. (mg01/air)