DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Puluhan Rumah di Malingping Terendam Banjir

post-img

BANJIR: Relawan BPBD Kecamatan Malingping meninjau lokasi banjir di Cipendeuy, Kecamatan Malingping, kemarin.(Dok BPBD Lebak)

LEBAK – Hujan deras yang mengguyur wilayah Malingping menyebabkan Sungai Cidangdang di Desa Cipendeuy, Kecamatan Malingping, meluap pada Minggu (11/9). Aki­batnya, 25 rumah warga terendam de­­ngan ketinggian hingga setengah meter. 

Informasi yang dihimpun, banjir terjadi sekira pukul 14.00 WIB dengan ketinggian ham­pir selutut orang dewasa. Namun, bebe­rapa jam kemudian, banjir luapan sungai tersebut kembali surut dan masyara­kat kembali ke rumahnya masing-masing.

“Ya, banjir dengan ketingian 30 sampai 70 sentimeter terjadi di Kecamatan Maling­ping, total ada 25 rumah warga yang terendam akibat luapan sungai Ci­dangdang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizki Pratama kepada Radar Banten.

Febby mengatakan, banjir merendam pu­luhan rumah warga selama 2 jam lebih. Na­mun, ia memastikan tidak ada korban jiwa atau dampak kerusakan dari kejadian tersebut.

“Alhamdulillah banjir sudah surut sekira pukul 16.30 WIB dan warga pun dapat kem­bali beraktivitas,” ujarnya.

Tidak hanya di Malingping, banjir juga terjadi di Kecamatan Leuwidamar. Banjir terjadi sekira pukul 17.40 WIB di wilayah adat Baduy, tepatnya di Kampung Cobog, Desa Kanekes. Banjir di Leuwidamar akibat luapan Sungai Cibarani. 

“Kita juga dapat laporan banjir dan longsor yang disebabkan luapan Sungai Cibarani di Kecamatan Leuwidamar,” ung­kapnya. 

Dijelaskannya, dua rumah warga atas nama Jarsah dan Arsiti dilaporkan rusak akibat longsor. Rumah keduanya rusak karena tergerus longsor di bantaran sungai.

“Tapi alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hujan juga sudah mereda dan air kembali surut,” terangnya.

Untuk itu, BPBD mengimbau kepada warga Lebak untuk selalu waspada, khusus­nya yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan longsor. Karena kondisi cuaca saat ini sudah memasuki musim peng­hujan.

“Cuaca ekstrem terjadi dalam beberapa hari ke depan. Kita minta masyarakat untuk waspada, karena potensi terjadinya banjir dan longsor cukup besar,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Malingping Lingga Segara membenarkan, telah terjadi banjir di Cipendeuy akibat luapan sungai. Tapi, banjir di lokasi tersebut sudah surut dan masyarakat telah kembali beraktivitas.

“Udah surut. Kita sudah laporkan kejadian ter­sebut kepada BPBD dan Dinas Sosial,” tu­kasnya.(mg-02/tur)