DECEMBER 9, 2022
Olahraga

UFC 279: Perpisahan Nate Diaz

post-img

NEVADA - UFC 279 menghadirkan sejumlah pertarungan yang impresif dan menghibur. Empat dari lima pertandingan kartu utama berakhir dengan finis.

Duel dua petarung veteran Nate Diaz dan Tony Ferguson menjadi suguhan utama dari UFC 279 di T-Mobile Arena, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Minggu (11/9) waktu Indonesia. Nate Diaz meraih kemenangan submission berkat kuncian guillotine kepada Tony Ferguson pada ronde keempat.

Kemenangan ini menjadi akhir yang indah bagi Nate Diaz setelah berkarier di UFC selama 15 tahun. Diaz menyandingkan diri dengan para bintang berkat dua pertempuran dengan Conor McGregor yang masuk dalam 10 laga tersukses pada UFC.

Duel melawan Ferguson menjadi duel terakhir dalam kontra adik Nick Diaz itu bersama UFC. Diaz tidak pernah menang sejak 17 Agustus 2019. Dalam dua laga terakhir, dia tumbang di tangan Jorge Masvidal dan Leon Edwards.

Diaz telah mengonfirmasi akan meninggalkan UFC untuk menangani kompetisi MMA-nya sendiri. “Saya dan UFC memiliki hubungan mencintai dan membenci, tetapi pada akhirnya saya mencintai UFC,” katanya.

“Saya ingin keluar dari UFC untuk sementara waktu dan menunjukkan kepada semua petarung UFC soal bagaimana mengambil alih dan menguasai, bagaimana Anda seharusnya melakukannya.”

“Karena Conor McGregor tidak tahu bagaimana melakukannya. Tak satu pun dari petarung lain ini tahu bagaimana melakukannya.”

“Jadi saya akan pergi ke sana dan saya akan mengambil alih profesi lain dan menjadi yang terbaik di sana kemudian saya akan kembali ke sini untuk mendapatkan gelar UFC.”

Adapun bagi Ferguson, ini menjadi kekalahan kelimanya secara beruntun. Meski begitu, Ferguson tetap menolak pensiun dan akan kembali lebih kuat di pertarungan berikutnya.

“Pertarungan tadi sangat liar,” kata rival terkutuk Khabib Nurmagomedov di kelas ringan itu.

“Sebuah kehormatan bisa datang ke sini dan berlaga bagi kalian para penggemar. Tidak ada kebohongan, pertandingan tadi menyenangkan.”

“Kami sungguh dua legenda dalam olahraga ini. Kalian menginginkan sebuah laga super, dan itulah yang kalian dapatkan,”

“Kalian mendapatkan empat ronde yang luar biasa. Saya kembali. Saya harus memperbaiki beberapa kesalahan dan saya mencintai kru saya,” tutur Ferguson. (BS/don)