DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Kasepuhan Adat Guradog Gelar Ritual Ngarengkong

post-img

RANGKASBITUNG - Ribuan warga adat kasepuhan Guradog, Kecamatan Curugbitung, menggelar acara syukuran Ngarengkong, Minggu (12/6). Acara “ngarengkong” yang digelar setahun sekali ini merupakan ritual khusus sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen padi yang dipindahkan dari sawah ke leuit atau lumbung padi.

Acara ritual tersebut diiringi berbagai macam bunyi-bunyian dan tarian lokal. Masyarakat tampak antusias membawa hasil panen padi dari sawah menuju leuit tempat penyimpanan padi oleh masyarakat adat Guradog. 

“Ya, ritual ngarengkong ini dalam rangka syukuran hasil panen padi yang dibawa dari sawah ke leuit atau lumbung padi,” kata Suhari tokoh masyarakat Guradog kepada Radar Banten, Minggu (9/6).

Menurutnya, hasil panen padi kali ini cukup baik sehingga diharapkan dapat menjadi bekal ketika memasuki musim paceklik.

“Alhamdulilah warga cukup antusias ikut ngarengkong ini. Hasil panennya cukup baik. Acara ini sudah menjadi ritual yang jadi turun temurun. Dimana masyarakat adat Guradog patuh dan teguh menjaga adat budaya leluhur,” ujarnya.

Dia mengatakan, ngarengkong atau ngunjal (membawa) hasil panen dari sawah ke leuit memang sudah menjadi tradisi di kasepuhan adat Guradog. 

“Saya sebagai putra adat Guradog merasa bangga dengan adanya acara ngarengkong ini yang memang setiap tahunnya selalu kami lakukan. Ini adalah suatu ajaran yang perlu kita pegang teguh karena ini mengajarkan kita harus terus ada dalam kebersamaan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Guradog, Kecamatan Curugbitung Amok berharap ritual adat yang sudah dilaksanakan dapat terus dilestarikan oleh generasi sekarang.

“Ya, masyarakat adat Guradog selalu patuh dan teguh dalam menjaga adat budaya leluhur. Tugas kita sebagai generasi pererus untuk terus melestarikannya,” jelasnya.

Dia menambahkan padi dari acara ngarengkong yang disimpan di leuit tersebut tidak boleh diperjualbelikan. Padi tersebut nantinya dipakai saat ada acara adat di Guradog. “Tapi bila masyarakat membutuhkan dapat dipinjam dan diganti setelah panen nanti,” tukasnya.(nce/tur)