DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Kasus Kematian Akibat PMK Meningkat

post-img

LEBAK – Kasus hewan yang ter­jangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) di Lebak terus meng­alami peningkatan. Bulan lalu, hewan ternak yang terjangkit PMK 306 ekor dan dua ekor mati, sedangkan saat ini hewan ternak yang mati bertambah menjadi lima ekor dan yang terjangkit PMK menjadi 323 ekor sapi dan kerbau.

“Kita berupaya melakukan vaksin hewan ternak di Lebak. Dari 140 ri­bu hewan ternak, baru 140 he­wan ternak yang telah divaksin,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disna­kes­wan) Lebak Rahmat di kan­tornya, Selasa (12/7).

Agar hewan ternak bebas da­ri PMK, kata Rahmat, pihaknya akan mengajukan puluhan ribu ternak di Lebak untuk divaksin kepada Dinas Pertanian Provinsi Banten.

“Kita menunggu vaksinnya dari provinsi. Teknis pembagiannya kita juga belum tahu. Kemung­ki­nan Dinas Pertanian Provinsi Ban­ten tengah fokus vaksin di Ta­ngerang. Hasil zoom meetting de­ngan Direktorat PKH, alokasi Ban­ten 2.100 dosis atau 3.400 dosis. Lebak hasil koordinasi dengan UPTD Puskeswan dan UPTD Pembibitan untuk peng­ajuan vaksin tahap 2 sebanyak 250 dosis,” ujar mantan Camat Cibadak ini.

Dari 323 hewan ternak yang terjangkit PMK, terbanyak terdapat di Kecamatan Wanasalam, yaitu 291 ekor hewan ternak.

“Sementara yang berhasil sem­buh dari PMK sebanyak 121 hewan ternak. Sisa yang terjangkit PMK masih kita lakukan pemantuan hingga sembuh,” ujarnya.

Rahmat menambahkan, upaya un­tuk men­cegah dan mengan­tisi­paisi PMK, yaitu dengan mem­bentuk tim kewas­padaan PMK ber­ang­go­takan 27 petugas (4 dok­­ter he­wan, 11 sarjana peter­nakan, 6 pe­­nyuluh, dan 5 tenaga tek­nis umum), monitoring Kese­hatan he­wan ke peter­nak serta memberi­kan pela­yanan kesehatan ternak.

“Selain itu, kita membentuk tim Satuan Tugas Penanganan PMK,” jelasnya.

Kepala Bidang Keswan pada Dis­­na­keswan Lebak Hanik Malichatin menambahkan, faktor resiko pertama penularan PMK di Kabupaten Lebak berasal dari ternak luar daerah, seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan Pandeglang secara illegal. (nce/tur)

#fadhil