DECEMBER 9, 2022
Utama

Laut Bayah Tercemar

post-img

Tongkang Pengangkut Bahan Semen Merah Putih Tumpah

LEBAK – Kapal tongkang milik PT Ce­mindo Gemilang yang memproduksi se­men Merah Putih, patah di dermaga pe­rusahaan di Desa Darmasari, Keca­matan Bayah pada Senin (11/7) sekira pukul 8.48 WIB. 

Akibat kejadian ter­sebut ribuan ton clin­ker atau bahan baku semen tumpah ke laut.

Dalam video berdurasi 24 detik yang tersebar di media sosial, tampak bagian tengah kapal sudah terendam air dengan kedua bagian ujungnya naik ke permukaan air laut. Di atas kapal terdapat dua alat berat yang sedang mengevakuasi clinker.

Informasi yang dihimpun, kapal yang mengangkut ribuan kubik clinker itu patah. Kode kapal BG Kapuas Jaya 317. Akibat kejadian tersebut, ribuan ton clinker jatuh dan mencemari laut di Bayah.

Kepala Wilayah Kerja Pelabuhan Bayah pada Kantor UPP Labuan Muhamad Ace menga­takan, kapal yang patah sudah di­evakuasi oleh assit tug TB Johan Jaya 130.

“Iya tongkang itu patah pada Senin pagi. Sekarang sudah dievakuasi,” katanya ke­pada wartawan, Selasa (12/7).

Terkait ribuan ton clinker yang jatuh ke laut, Ace mengaku, akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

“Kita akan berkoordinasi dengan DLH dan Kementerian LHK di Jakarta. Karena ada ribuan ton clinker yang jatuh ke laut dan dikhawatirkan akan mencemari lingkungan,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Pengaduan pada DLH Kabupaten Lebak, Ipan Gura Ginting mengaku baru menerima informasi terkait patahnya kapal tongkang milik PT Cemindo Gemilang. Rencananya, Ipan akan berkoordinasi dengan DLH Provinsi Banten, Satpol PP, dan KLHK tentang dugaan pencemaran laut di sekitar dermaga PT Cemindo Gemilang.

“Saya belum dapat info lengkapnya. Na­mun, saya akan sampaikan ke DLH, Satpol PP, dan KLHK. Nanti tim yang akan investigasi ke sana untuk memastikan ada tidaknya pencemaran akibat clinker yang jatuh ke laut,” tukasnya. (mg02/tur/air)