BANTUAN: Mensos Risma memberikan bantuan kepada Jamal, penderia jatung bocor di Kecamatan Malimping Lebak, Senin (12/9). (yusuf/radar banten)
Mensos Risma Salurkan Bantuan Ratusan Juta
Jamal (4), telah divonis menderita kelainan jantung bocor sejak usia tiga bulan. Balita asal Kabupaten Lebak ini pun hanya berobat ala kadarnya lantaran keadaan orangtuanya yang pas-pasan. Secercah harapan kesembuhan Jamal kembali terbuka, setelah Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mendatangi kediaman warga Kampung Kadujajar, Desa Kadujajar, Kecamatan Malimping, Kabupaten Lebak, Senin (12/9).
MELALUI Risma, uang dari donatur yang dikumpulkan dalam platform Kitabisa.com langsung diserahkan kepada Jamal. Bantuan uang sebesar Rp247.025.992 tersebut ditujukan untuk biaya penunjang pengobatan, dan kebutuhan selama pengobatan. Selain dari hasil donasi Kitabisa.com, Kemensos turut memberikan bantuan senilai Rp18,2 juta kepada putra kedua pasangan Salihun dan Sukmi Susilawati tersebut.
“Terima kasih juga kepada para donatur para orang-orang baik yang memberikan bantuan kepada anak kita Jamal yang kemarin mengalami sakit Jantung bocor. Mudah-mudahan progres pengobatan Jamal bisa berjalan dengan lancar,” kata Risma kepada watawan usai menyerahkan bantuan.
Selain Jamal, Risma juga menyerahkan bantuan kepada Fadil (7), penderita penyakit mata asal Kecamatan Sajira senilai Rp72.220.222 untuk biaya penunjang pengobatan, dan kebutuhan selama pengobatan mata. Lalu, ada bantuan Atensi senilai Rp41,7 juta, bantuan kewirausahaan kepada orangtua Fadhil berupa empat ekor domba, dan bantuan tambahan modal usaha dagang gorengan dan minuman, serta bantuan perbaikan rumah senilai Rp61,7 juta.
Bantuan tersebut, menurut Risma sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap warga yang kurang mampu. Dia rela terjun langsung ke setiap pelosok daerah guna memberikan semangat kepada para anak dan keluarga yang tengah menghadapi cobaan.
“Kita ingin memberikan semangat secara langsung terutama para orang tua yang anaknya menderita, bahwa masih ada loh saudara-saudara kita di Indonesia ini yang peduli kepada mereka. Jadi mereka enggak boleh putus asa,” ujarnya.
“Ada beberapa kasus yang kami datangi, yang mana bapak dan ibu melakukan bunuh diri karena keterbatasan. Nah itu enggak boleh terjadi lagi karena sebetulnya banyak orang-orang baik yang peduli kepada kita, jadi enggak enggak boleh putus asa, enggak boleh menyerah. Kita bisa bersama-sama, kita bergotong-royong membantu antar sesama,” tambahnya.
Sementara, Salihun, ayah kandung Jamal, mengaku bersyukur mendapat bantuan dari Kemensos. Padahal, dirinya sempat pasrah akan keadaan keluarganya. Apalagi, dia hanya penjual es doger keliling dengan penghasilan di bawah Rp50 ribu sehari.
“Alhamdulillah pak, saya berterimakasih sekali atas bantuannya dari Bu Menteri dan para donatur juga tim relawan Respek Peduli,” unglap Salihun.
Salihun menuturkan, Jamal sudah divonis mengalami kelainan jantung bocor pada usia tiga bulan. Saat itu, dia hanya termenung mendengar vonis dokter. Karena biaya untuk melakukan pengobatan ditaksir hingga Rp200 juta lebih.
Dia mengaku sempat berencana menjual rumah semi permanen miliknya. Tetapi, niat tersebut diurungkan karena hasil penjualan es doger masih tidak bisa menutupi biaya pengobatan anaknya ini.
“Akhirnya saya milih buat gadai sertifikat tanah ke bank, buat biaya kontrol aja. Tapi itu juga tidak bisa, saya ga bisa dapat pinjaman dari bank karena alasan tertentu,” ungkapnya.
Salihun hanya bisa membawa anaknya kontrol setiap bulan menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) ke puskesmas setempat.
Namun, kondisi kesehatan Jamal terus memburuk setiap hari. Bahkan Jamal sudah dua tahun tidak bisa berdiri karena jantungnya tidak bisa memompa darah dengan benar.
“Tapi alhamdulillah sekarang kondisinya sudah membaik sejak dibawa berobat sama relawan dari Respek Peduli, meski harus tetap kita awasi. Karena kalau Jamal kecapean itu bakal kambuh lagi. Bakal sesak, dan bibirnya menghitam,” ucapnya.
Salihun berharap melalui bantuan tersebut anaknya dapat sembuh dari penyakitnya dan bisa bermain seperti anak sebayanya. (mg-02/nda)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
