SERANG - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Farach Richi meminta warga untuk memilah sampah di rumah masing-masing. Pemilahan sampah dari hulu ini menjadi salah satu keinginan DLH untuk mengurai persoalan sampah di Kota Serang.
“Kita ingin sampah yang dikirim ke TPAS Cilowong sampah yang benar-benar tak bisa dimanfatkan atau tak bernilai ekonomis,” Farach, kemarin.
Farach mengatakan, keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) sementara atau mini yang digerakan oleh masyarakat, kelurahan dan kecamatan untuk mengurai keberadaan TPS liar, khususnya di Kecamatan Kasemen. “TPS mini ini diharapkan bisa mengurai TPS liar di Kota Serang,” terangnya.
Camat Kasemen Ahmad Nuri mengaku TPS liar di wilayahnya masih menjadi persoalan. Namun hingga September ini TPS liar sudah menurun. “Kalau dari jumlah titik sudah turun. Awalnya 23 titik TPS liar. Sekarang tinggal beberapa saja,” ujar Nuri, Senin (12/9).
Nuri mengatakan, salah satu pendekatan yang dilakukan pihaknya saat ini dengan membuat TPS mini di 10 kelurahan yang ditargetkan rampung akhir 2022. Untuk tempatnya, pihaknya bersama kelurahan memanfaatkan beberapa tanah aset Pemkot Serang dan sebagian besar pinjam pakai dari masyarakat. "Yang telah berjalan Warungjaud dan Margaluyu," katanya. (fdr)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
