Para kaum muda terutama perempuan banyak yang menggunakan masker dengan strap mask atau tali masker. Strap mask kerap kali muncul dengan beragam variasi sesuai dengan desain. Berdesain elegan, imut bahkan dengan paduan warna-warna berhasil memikat semua kalangan masyarakat. Anak-anak, remaja, bahkan orang dewasa pun tak luput.
Strap mask bisa digunakan baik pria maupun wanita, seperti jadi aksesori wajib dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. Tren penggunaan Strap mask, ternyata memiliki pengaruh positif dan negatif. Tapi, sebelum kita membahas lebih jauh sebaiknya, kenalan dulu.
Model strap mask yang banyak dipasaran memiliki dua mode. Pertama, bisa disebut sebagai konektor headloop atau adjustable strap mask. Strap mask ini memiliki pengaturan di mana penggunanya bisa menyesuaikan panjang tali sesuai ukuran kepala pengguna.
Jadi, masker pada saat pemakaian bisa dipastikan menutupi bagian hidung, mulut, dan dagu dengan rapat. Strap mask jenis ini biasanya digunakan oleh anak-anak atau para wanita yang menggunakan hijab. Penggunaan strap mask dengan cara disangkutkan pada rambut dan bisa memutar ke belakang kepala.
Kedua, jenis kalung masker atau strap mask biasa memiliki ukuran sepanjang 50-70 cm. Ada perbedaan ukuran strap mask untuk anak-anak atau orang dewasa. Untuk jenis ini, digunakan oleh siapa saja dengan cara dikalungkan. Model ini mirip dengan strap glasses pada kacamata.
Bukan Cuma Gaya
Penggunaan strap mask ini juga bukan cuma gaya-gayaan saja, akan tetapi juga ada manfaatnya loh. Strap mask mampu meningkatkan kenyamanan bagi penggunanya. Misalnya, ada kasus seseorang mengalami lecet di kulit telinga akibat mengikat tali masker dengan kencang agar masker rapat. Dengan strap mask model konektor headloop, hal ini bisa diatasi. Terlebih, penggunaan strap mask mencegah masker terlepas, terjatuh, bahkan hilang.
Ada beberapa hal dianggap menjadi kesalahan dalam pemakaian strap mask. Salah satunya, strap mask dianggap menjadi pemicu penularan virus Covid-19. Kebiasaan menggunakan masker dengan strap mask bisa dilepas saat makan dan dibiarkan menggantung di dada. Potensi droplet dari rekan bicara, batuk, atau bersin berisiko menempel di area dalam masker.
Jangan bingung, ketika harus melepas masker saat makan, siapkan plastik atau wadah khusus tempat masker sementara. Bisa menggunakan kantong kertas atau kain berjaring (mesh). Intinya, jangan pernah membiarkan masker menggantung di dada karena akan mengurangi higienitas dari masker.
Menggunakan strap mask sebagai aksesoris dan bagian dari fashion itu boleh saja, tentu dengan cara yang benar. Meskipun penyebaran wabah Covid-19 telah melandai pakai masker dalam beraktivitas jauh lebih baik. Seperti pepatah lama, “Lebih baik mencegah dari pada mengobati.” (fdr/jek)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
