Penggunaan masker saat masa pandemi Covid-19 diwajibkan oleh pemerintah, bahkan yang tidak menggunakannya dikenakan sanksi. Namun, meskipun pemerintah saat ini melonggarkan penggunaan masker di luar ruangan, masih banyak saja yang menggunakannya.
Penggunaan masker terlebih lagi di kalangan muda bukan lagi untuk protokol kesehatan, akan tetapi sudah menjadi fashion loh. Beberapa dari mereka ada yang mengaku kebiasaan menggunakan masker, namun tak sedikit juga yang merasa tidak percaya diri kalau tidak memakai masker.
Awal pandemi, orang sibuk mencari masker medis. Bahkan, masker menjadi barang langka di gerai-gerai kesehatan. Banyaknya permintaan masker medis membuat masyarakat berinisiatif membuat masker sendiri dengan memperhatikan ketebalan dan keefektifan kain dalam mencegah penularan virus itu sendiri.
Tak heran jika penggunaan masker kini banyak digandrungi anak-anak, remaja dan dewasa saat beraktivitas di dalam dan luar ruang. Berbagai model dan gaya pun muncul dan kerap menjadi gaya hidup kekinian.
Kondisi ini mengundang beberapa desainer profesional menilai penggunaan masker masih akan menjadi tren tak hanya saat Covid-19. Tapi setelah itu. Masker bisa menjadi peluang bagi desainer maupun pegiat mode jika mampu berinovasi dan menuangkan kreativitasnya di produk tersebut.
“Perancang busana terkenal juga membuat desain masker, yang tidak hanya berfungsi untuk kesehatan tetapi juga sebagai pelengkap fashion design,” ujar Ketua Paguyuban Kang Nong Kota Serang, Rakha Ramadhan kepada Radar Banten, Minggu (11/9).
Kata Rakha penggunaan masker pada masa pandemi menjadi kebutuhan kesehatan sebagai menutup mulut dan hidung, tetapi juga didesain dengan warna dan bahan yang menarik. Masker dibuat bermacam-macam bahan dasar kain, motif, warna detail yang menarik. Adapun motif, mulai dari batik, motif flora, motif kartun dan lainnya. “Masker juga tampil dengan warna-warna yang dikombinasi sehingga menghasilkan variasi warna yang semarak,” terangnya.
Berdasarkan dari berbagai penelitian, kata Rakha, penggunaan masker telah menjadi budaya masyarakat, baik di perkotaan maupun perdesaan. Kemudian, masker telah menjadi industri kreatif bidang fashion dan desain masker dapat mengikuti trend fashion yang meliputi variasi motif, bentuk maupun warna. “Memang penggunaan masker baik dan benar dapat mencegah penularan Covid-19,” katanya.
“Masker sebagai pelindung kesehatan tidak hanya bergerak mengikuti trend fashion tetapi juga tetap memperhatikan fungsi utama sebagai pelindung kesehatan diri,” tambah Rakha. (fdr/jek)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
