DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

PUPR Perbaiki Ambles di Cilangkap

post-img

LEBAK - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lebak me­la­kukan perbaikan Jalan ambles di Desa Cilangkap, Kecamatan Kalang­anyar. Perbaikan jalan poros desa di­la­kukan agar akses jalan utama di Ci­langkap dapat dilalui dengan aman dan nyaman oleh masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Lebak Irvan Suyatu­pika mengatakan, penanganan jalan di­lakukan karena jalan tersebut me­rupakan jalur strategis yang tiap hari di­lalui masyarakat sekitar.

”Pe­nanganan darurat kita lakukan dari hari pertama jalan ambles dengan cara melandaikan badan jalan meng­gu­nakan alat berat, sehingga jalan bisa di­lalui kembali. Yang terpenting ken­da­raan roda dua maupun empat bisa me­lalui jalan ini dulu,” kata Irvan kepada Radar Banten, Senin (13/6).

Berdasarkan kajian Dinas PUPR, badan jalan ini ambles karena kontur tanah yang lembek, terlebih badan jalan juga ber­dekatan dengan aliran Sungai Ciuju­ng. Di sepanjang aliran sungai itu di­temukan adanya retakan tanah kurang le­bih 500 meter.

”Kalau melihat kondisinya sekarang, tanah pada badan jalan ini lembek. Te­rus ada pergeseran atau penyempitan di Sungai Ciujung,” jelasnya.

Untuk penanganan lebih lanjut, Irvan me­ngaku akan melakukan kajian lebih lanjut dan bersurat ke Balai Besar Wi­layah Sungai Cidanau, Cidurian, Ciduri­an (BBWSC3).

”Rencananya kita akan bersurat ke Balai Besar, karena Sungai Ciujung ini sudah menyempit. Dimungkinkan ada alir­an air yang masuk ke bawah badan jalan. Setelah itu kita juga akan me­la­kukan pengkajian lebih jauh lagi untuk pe­nanganan permanennya,” ungkap Irvan.

Sementara itu, Kepala Desa Cilangkap Ahmad Roni mengatakan, kini akses jalan Desa Cilangkap sendiri dialihkan ke Jalan Desa Pasir Kupa, Kecamatan Ka­langanyar. 

Pihaknya berharap, Jalan KH Alwi Alwini ini dapat diperbaiki segera agar ak­tivitas masyarakat Desa Cilangkap bisa kembali normal.

”Kita harap perbaikannya bisa di­la­kukan segera. Terpenting juga ada ban­tuan untuk lima kepala keluarga (KK) yang rumahnya rusak akibat ben­cana pergerakan tanah ini,” pungkasnya.(mg-02/tur)