DECEMBER 9, 2022
Pandeglang

Ratusan Bidang Tanah Belum Dibebaskan

post-img

PANDEGLANG - Proyek konstruksi Jalan Tol Serang-Panimbang seksi tiga sepanjang 33 kilometer hingga saat ini belum direalisasikan. Karena masih ada 300 bidang tanah yang belum dibebaskan dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum men­cairkan dana pembangunan. 

Diketahui, pengerjaan Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3, yakni Cileles-Panimbang sepanjang 33 kilometer dilakukan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan tender untuk proyek sebesar Rp4,50 triliun. 

Pihak perusahaan yang ditunjuk mengerjakan mega proyek tersebut, yaitu Sino Road dan Sini Bridge Co.Ltd dengan pembagian untuk seksi 3, porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terbagi menjadi 55 persen. Sedangkan PT WIKA dan Adhi Karya masing-masing 22,5 persen dari anggaran yang disediakan. 

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Ibrahim Hasan mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan proses pembebasan ratusan bidang tanah di wilayah Pandeglang. Rencananya, proses pembangunan konstruksi jalan tol akan tetap dilakukan meskipun masih ada ratusan bidang tanah yang belum dibebaskan. "Masih proses pembebasan. Menunggu konstruksi berjalan," katanya, kemarin. 

Ibrahim mengatakan, ratusan bidang tanah yang belum dibebaskan itu mayoritas berada di sepanjang jalan yang akan dibangun jalan tol. Hingga saat ini, dokumen atau berkas kepemilikan lahan tersebut masih dalam proses pemutihan. "Tersebar semua di seluruh kecamatan yang terkena trase jalan tol. Mayoritas kurang lengkap berkas atau dokumen kepemilikan lahan," jelasnya. 

Lebih lanjut, Ibrahim mengatakan, hampir sebagian atau lebih dari 150 bidang lahan merupakan milik Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Saat ini, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih mempelajari dan akan menghapuskan ratusan lahan milik TNI tersebut. 

"Sudah di Kementerian Keuangan, menunggu dihapuskan. Mudah-mudahan prosesnya cepat selesai," harapnya. 

Ibrahim mengatakan, kegiatan pembangunan konstruksi jalan tol seksi 3 akan dilakukan dalam waktu dekat. Dengan catatan, pihak Kemenkeu sudah melakukan pencairan dana di bulan Agustus mendatang. 

"Semoga Agustus ini ada kabar baik dari Kemenkeu sebagai sumber dana. Untuk besaran dana yang akan dicairkan saya kurang tahu," ungkap Ibrahim. 

Menurutnya, mega proyek tersebut seharusnya sudah masuk tahap konstruksi dan ditargetkan selesai di tahun 2023 mendatang. Akan tetapi, karena terjadi pandemi Covid-19, rencana pembangunan sempat terhenti karena dananya terkena refocusing. (dib/tur)