DECEMBER 9, 2022
Utama

Syihabudin Sidik Berpulang: Politisi Kawakan yang Humble

post-img

CILEGON-Kabar duka menyelimuti Provinsi Banten khususnya Kota Cilegon. Politisi kawakan, Syihabudin Sidik meninggal dunia pada Senin (13/6) sekira pukul 06.07 WIB.

Ia wafat di usia 56 ta­hun. Informasi yang di­­him­pun, anggota DP­RD Provinsi Ban­ten itu wafat di Ru­mah Sakit Krakatau Me­dika (RSKM) Ci­le­­gon setelah men­jalani perawa­tan insentif akibat penyakit ginjal.

Kesehatan Syihab sendiri sudah lama me­nurun. Ia disebut-sebut beberapa kali harus keluar masuk rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Kediamannya di Kelurahan Kubangsari, Ke­camatan Ciwandan, Kota Cilegon pun dipe­nuhi oleh para petakziah.

Berbagai elemen datang untuk men­doa­kan politisi yang sudah beberapa perio­de menjabat anggota DPRD dari level kota hingga level provinsi tersebut.

Tokoh politik baik Banten maupun Cile­gon seperti Umar bin Barmawi, Sahruji, Iye Iman Rohiman, mantan Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi, Alawi Mahmud, Qodatul Sitta terlihat datang.

Sejumlah pejabat baik level kepala dinas hingga level ke bawahnya terlihat datang menyampaikan rasa duka kepada keluarga.

Masyarakat umum khususnya yang tinggal di sekitar tempat tinggal almarhum pun tak kalah banyak memenuhi area ru­mah duka.

Syihab disalatkan di masjid yang berjarak hanya beberapa meter dari rumah duka se­kira pukul 14.00 WIB. Kemudian dima­kamkan di tempat pemakaman umum yang juga berada di lingkungan kedia­mannya.

“Tadi malam dirawat, ketahuan sudah wafat tadi pagi (kemarin-red),” ujar adik Sihabudin, Hasbi Sidik saat ditemui di rumah duka.

Semasa hidup, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon itu menjelaskan jika Syihabudin di­kenal sebagai sosok bersahaja dan di­senangi banyak kalangan.

“Kang Syihab supel, pandai bergaul, di­se­nangi banyak orang. Saya mewakili ke­luarga memohon maaf jika almarhun se­masa hidupnya ada salah dan khilaf, mohon dimaafkan,” ujar Hasbi.

Hal senada disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Miraj. Isro menilai Sihab adalah sosok yang memiliki per­gau­lan luas.

“Beliau politisi yang sangat humble, per­­gau­lannya luas dan tidak pernah me­man­dang dengan siapapun bergaul. Politi­si senior yang diterima di setiap kala­ngan khususnya di Kota Cilegon,” ujar Isro.

Isro menilai banyak yang sudah dito­reh­kan sejak beliau menjadi aktivis hingga men­jadi anggota DPRD baik di Kota Cilegon maupun Provinsi Banten.

Diketahui, karir politik Syihab sudah mon­cer sejak tahun 90-an. Ia pertama kali menjadi anggota legislatif melalui Partai Masyumi di tahun 1999. Kemudian melalui Partai Kebangkitan Nahdlatul Ulama (PKNU), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Gerindra.

Fraksi Gerindra Berkabung

Kepergian Syihabudin meninggalkan du­ka yang mendalam tidak hanya bagi ke­luarganya, namun duka itu turut dira­sakan rekan-rekannya di DPRD Banten, khususnya di Fraksi Gerindra.

Menurut Ketua Fraksi Gerindra DPRD Ban­ten Agus Supriyatna, fraksinya telah kehilangan sosok anggota dewan yang rajin dan disiplin, yang selama ini menjadi panutan bagi sesama anggota Fraksi Gerindra.

“Almarhum tidak hanya rajin dan disiplin, tapi juga humble dan pekerja keras. Kami semua kehilangan sosok beliau,” kata Agus kepada wartawan sebelum melayat ke rumah duka, kemarin.

Ia menambahkan, untuk menghormati jasa-jasa almarhum, Fraksi Gerindra di DPRD Banten berkabung selama satu pekan.

“Sejak dilantik 2019 lalu, kami dan almarhum telah berjuang bersama di DPRD Banten hampir tiga tahun lamanya. Insya Allah kami akan melanjutkan perjuangan beliau di Fraksi Gerindra,” bebernya.

Mantan Ketua KPU Banten ini melan­jutkan, dalam satu bulan terakhir kondisi kesehatan almarhum terus menurun, sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

“Almarhum tidak pernah mengeluhkan kondisi kesehatannya saat melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai anggota dewan. Belakangan informasi yang kami terima dari pihak keluarga, almarhum mengalami gagal ginjal,” pungkas Agus.

Senada, Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Banten Andra Soni menyampaikan duka cita atas kepergian Syihabudin Sidik.

“Kami atas nama keluarga besar Partai Gerindra Provinsi Banten menyampaikan belasungkawa, mohon dibukakan pintu maaf apabila ada kesalahan dan kekhilafan yang tidak disengaja oleh almarhum, dan mohon didoakan agar almarhum husnul khotimah,” katanya.

Sebagai Ketua DPRD Banten, Andra juga mewakili seluruh pimpinan dan anggota serta jajaran Sekretariat DPRD Banten menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum.Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten Septo Kalnadi juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum.

“Saya kenal dengan almarhum sejak beliau duduk di DPRD Cilegon dan saya bertugas di Pemkot Cilegon. Beliau sangat konsen mendukung pembangunan di Kota Cilegon,” katanya. (bam-den/alt)