DECEMBER 9, 2022
Bisnis - Peluang Usaha

Bayar Pajak di Tokopedia Naik Tiga Kali Lipat

post-img

JAKARTA - Kolaborasi Tokopedia dengan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI mendorong peningkatan transaksi pembayaran pajak melalui Tokopedia. Pada semester I 2022, nilai transaksi pembayaran pajak di Tokopedia naik hampir tiga kali lipat dibanding periode yang sama di 2021. 

“Kami memfasilitasi masyarakat agar dapat me­nunaikan kewajiban perpajakan negara me­lalui berbagai lembaga termasuk e-commerce. Hal ini dapat membantu meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus mendorong penerimaan negara demi pemulihan ekonomi nasional,” ujar Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI, Suryo Utomo dalam keterangan tertulis, Rabu (13/7).

Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pe­­me­rintah Tokopedia Astri Wahyuni menam­bahkan, sinergi bersama pemerintah diharapkan dapat terus meningkatkan animo masyarakat dalam berkontribusi pada penerimaan negara demi pemulihan ekonomi nasional. 

“Kami juga akan terus berinovasi dalam menghadirkan lebih banyak kemudahan pembayaran pajak bagi masyarakat,” lanjutnya.

Kolaborasi Tokopedia dengan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI, antara lain untuk mempermudah masyarakat memenuhi kewajiban perpajakan. Kemudahan itu diwujudkan melalui kehadiran berbagai fitur, antara lain E-Samsat, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Modul Penerimaan Negara.

Selama semester pertama 2022, jumlah dan nilai transaksi E-Samsat melalui Tokopedia masing-masing meningkat hampir 1,5 kali lipat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Kutai Kartanegara, Medan, Trenggalek, Balikpapan, dan Makassar menjadi beberapa daerah dengan lonjakan jumlah transaksi paling tinggi pada fitur E-Samsat dibandingkan periode yang sama di tahun 2021.

Sedangkan kolaborasi dengan Badan Penda­patan Daerah (Bapenda), kemudahan dari fitur pembayaran PBB Online di Tokopedia meng­hasilkan kenaikan transaksi hampir dua kali lipat pada semester pertama 2022 dibandingkan periode yang sama tahun 2021. Palembang, Kediri, Samarinda, Makassar, dan Sragen menjadi beberapa daerah dengan peningkatan jumlah transaksi paling tinggi pada fitur PBB dibandingkan periode yang sama tahun 2021. Fitur PBB Online sendiri telah tersedia di lebih dari 160 kota/kabupaten di Indonesia. 

Untuk layanan Pembayaran Modul Penerimaan Negara (MPN), naik lebih dari dua kali lipat pada semester pertama 2022 dibandingkan periode yang sama di 2021. Sedangkan jumlah pengguna MPN mencapai hampir tiga kali lipat. Wilayah Sidenreng Rappang, Lampung Selatan, Purbalingga, Singkawang hingga Situbondo mengalami peningkatan transaksi paling tinggi pada fitur MPN di Tokopedia selama semester pertama 2022. Lewat MPN, masyarakat bisa bayar Pajak Pengha­silan, Bea Cukai, Biaya Perpanjang Paspor hingga SIM, Biaya KUA dan masih banyak lainnya. (bie)