Tangkapan layar kapal tongkang milik PT Cemindo Gemilang yang patah di Dermaga Bayah.(istimewa)
LEBAK - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebak meminta kepada PT Cemindo Gemilang untuk bertanggungjawab atas pencemaran laut yang disebabkan oleh tumabahan ribuan ton clinker di di dermaga PT Cemindo Gemilang, Kecamatan Bayah, pada Senin (11/7).
Bahkan, Dewan juga meminta kepada pihak Organisasi Pengkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan uji lab terhadap perairan laut Bayah, dan memberikan sanksi tegas kepada PT Cemindo Gemilang.
“Soal clinker yang jatuh ke laut itu harus ada uji lab, jika berbahaya maka harus ada sanksi,” kata Dian Wahyudi, anggota Komisi IV DPRD Lebak kepada Radar Banten, Rabu (13/7).
Dian mengatakan, dalam penanganan pencemaran lingkungan itu diperlukan koordinasi antara Pemerintah Provonsi Banten dan Kabupaten Lebak khususnya fungsi pengawasan. Pasalnya, perizinan dipegang secara penuh oleh pihak Pemerintah Provonsi.
“Kita dalam jangka waktu dekat akan melakukan kunjungan dan melihat secara langsung ke lokasi bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” katanya.
Hal senanda disampaikan oleh anggota komisi IV lainnya yakni Basirun. Ia mengaku sangat menyayangkan akan lemahnya pengawasan terhadap kapasitas muatan yang diduga overtonase dan menyebabkan kapal tongkang itu patah.
“Ini kelihatanya ada pembiaran sehingga mengakibatkan jebolnya dak kapal yang tidak kuat menahan beban yang terlalu berlebihan, sehingga efeknya menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan disekitar pantai dan ini harus ditindak lanjuti oleh dinas terkait dalam hal ini DLH,” tandasnya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lebak AKP Indik Rusmono mengaku bahwa pihaknya tengah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan terhadap patahnya kapal tongkang yang menyebabkan tercemarnya laut Bayah oleh ribuan ton Clinker milik PT Cemindo Gemilang.
“Saat ini kita sudah terjunkan tim untuk melakukan penyelidikan terhadap patahnya kapal tongkang kemarin itu,” imbuhnya.
Sementara, Manajer CSR PT Cemindo Gemilang Adul Kusmono tidak bisa dihubungi melalui telepon. Pesan WhatsApp yang dikirimkan Radar Banten pada kemarin pukul 09.02 WIB tidak dibalas. (mg02/air)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
