DECEMBER 9, 2022
Utama

Dewan Minta PT Cemindo Bertanggung Jawab

post-img

Tangkapan layar kapal tongkang milik PT Cemindo Gemilang yang patah di Dermaga Bayah.(istimewa)


LEBAK - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebak meminta kepada PT Cemindo Gemilang untuk bertang­gung­jawab atas pencemaran laut yang di­se­babkan oleh tumabahan ribuan ton clinker di di dermaga PT Cemindo Ge­milang, Keca­matan Bayah, pada Senin (11/7).

Bahkan, Dewan juga meminta kepada pi­hak Organisasi Pengkat Daerah (OPD) ter­kait untuk melakukan uji lab terhadap per­airan laut Bayah, dan memberikan san­ksi tegas kepada PT Cemindo Gemilang.

“Soal clinker yang jatuh ke laut itu harus ada uji lab, jika berbahaya maka harus ada sanksi,” kata Dian Wahyudi, anggota Komisi IV DPRD Lebak kepada Radar Banten, Rabu (13/7).

Dian mengatakan, dalam penanganan pencemaran lingkungan itu diperlukan koordinasi antara Pemerintah Provonsi Banten dan Kabupaten Lebak khususnya fungsi pengawasan. Pasalnya, perizinan dipegang secara penuh oleh pihak Pemerintah Provonsi.

“Kita dalam jangka waktu dekat akan me­lakukan kunjungan dan melihat se­cara langsung ke lokasi bersama de­ngan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” katanya.

Hal senanda disampaikan oleh anggota komisi IV lainnya yakni Basirun. Ia me­ngaku sangat menyayangkan akan le­mahnya pengawasan terhadap ka­pasitas muatan yang diduga overtonase dan me­nyebabkan kapal tongkang itu patah.

“Ini kelihatanya ada pembiaran se­hingga mengakibatkan jebolnya dak kapal yang tidak kuat menahan beban yang terlalu berlebihan, sehingga efeknya menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan disekitar pantai dan ini harus ditindak lanjuti oleh dinas terkait dalam hal ini DLH,” tandasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lebak AKP Indik Rusmono mengaku bahwa pihaknya tengah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan terhadap pa­tahnya kapal tongkang yang me­nye­babkan tercemarnya laut Bayah oleh ribuan ton Clinker milik PT Cemindo Ge­milang.

“Saat ini kita sudah terjunkan tim untuk melakukan penyelidikan terhadap pa­tahnya kapal tongkang kemarin itu,” imbuhnya.

Sementara, Manajer CSR PT Cemindo Gemilang Adul Kusmono tidak bisa di­hubungi melalui telepon. Pesan WhatsApp yang dikirimkan Radar Banten pada kemarin pukul 09.02 WIB tidak dibalas. (mg02/air)