DECEMBER 9, 2022
Utama

Rano Karno Ajak Mahasiswa Bangun Daerah

post-img

Usai memberikan motivasi kepada mahasiswa, Anggota Komisi X DPR RI Rano Karno menyerahkan secara simbolis beasiswa KIP Kuliah Merdeka di Kampus Faletehan, Kramatwatu, Kabupaten Serang, Rabu (13/7).(deni Saprowi/radar banten)


Kunjungi Universitas Faletehan, Bagikan Ratusan KIP

SERANG – Mantan Gubernur Banten Rano Karno yang saat ini menjadi anggota Komisi X DPR RI, mengajak mahasiswa di Banten untuk ber­kontribusi membangun Provinsi Banten.

Ajakan itu disampaikan Rano Karno saat ber­kunjung ke kampus Faletehan, Kramatwatu, Ka­bupaten Serang untuk memberikan motivasi dan memberikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka tahun 2022, ke­pada ratusan mahasiswa Universitas Faletehan, Rabu (13/7).

“Semua mahasiswa khususnya pe­ne­rima KIP Kuliah Merdeka di Banten, harus pintar memanfaatkan waktu se­lama belajar di perguruan tinggi, agar berguna dan berperan untuk kemajuan Banten ke depannya,” kata Rano saat mem­­berikan motivasi kepada ratusan ma­hasiswa di aula Kampus Faletehan.

Ia melanjutkan, kedatangannya ke Uni­versitas Faletehan selain untuk ber­­silaturahmi dan memberikan mo­tivasi kepada generasi muda, juga untuk menyalurkan aspirasi masyarakat Banten terkait bidang pendidikan melalui pro­gram KIP Kuliah Merdeka.

“Ada sekira tujuh universitas yang Ko­­misi X dorong untuk menerima KIP me­lalui aspirasi masyarakat. Salah satunya Kampus Faletehan di Banten. Hal ini merupakan tangung jawab saya se­­bagai seorang wakil rakyat dan bentuk ke­pedulian saya terhadap pendidikan In­donesia. Dengan harapan setelah ma­hasiswa lulus kuliah langsung me­ngabdi dan berkontribusi pada pem­ba­ngunan daerah,” tuturnya.

Politikus PDIP yang akrab disapa Bang Doel ini menambahkan, tahun ini ada 150 mahasiswa Universitas Faletehan yang berhak mendapatkan KIP Kuliah Merdeka.

“Hari ini (kemarin) saya bagikan untuk 150 mahasiswa Faletehan Kartu Indo­nesia Pintar. Semua penerima KIP akan di­tanggung biaya kuliahnya selama de­lapan semester serta tiap bulan men­dapatkan bantuan. Semoga ini menjadi mo­tivasi agar penerima beasiswa KIP me­nyelesaikan kuliah tepat waktu. Ja­ngan sampai menjadi gagal, supaya jerih payah saya kami sebagai anggota DPR yang menjaring aspirasi masyarakat ber­manfaat,” beber Rano.

Dalam kesempatan itu, Rano tidak ha­nya membagikan 150 KIP Kuliah Mer­deka, namun juga menyerahkan ban­­tuan sebesar Rp498 juta kepada pi­hak rektorat untuk pembangunan La­bo­ratorium di Universitas Faletehan.

“Tidak ada alasan Banten tidak maju, mahasiswanya harus berperan dalam membangun Banten. Setelah masa pan­demi ini selesai, pembangunan di Banten saya yakin akan lebih cepat bang­kit. Terlebih lagi sudah dibangunnya Tol Serang-Panimbang,” bebernya.

Untuk lebih memotivasi mahasiswa agar berkontribusi pada pembangunan daerah, Rano sempat menceritakan per­juangannya membangun Banten se­panjang menjabat Wakil Gubernur dan Gubernur Banten.

“Dulu saat saya menjabat Wakil Gu­bernur, saya tertantang untuk men­du­kung penuh generasi muda Banten ber­­prestasi. Salah satunya melalui marching band Gita Surosowan. Saat itu saya tidak tahu Gita Surosowan, na­­mun Alhamdulilah berhasil meraih juara pertama Piala Presiden dan men­jadi satu-satunya marching band di Asia Tenggara yang diundang mengikuti per­lombaan di Eropa tepatnya di Belanda untuk mengharumkan Indonesia dan diapre­siasi Presiden,” urainya.

Bahkan ketika dirinya dilantik menjadi Gubernur Banten, Rano mengaku tetap men­dukung kegiatan Gita Surosowan yang tampil di Amerika Serikat.

“Ketika Gita Surosowan diundang ke Ame­rika, saya tidak ikut karena sudah men­jabat gubernur. Tapi Pemprov Ban­ten saat itu mendukung penuh semua kebutuhan Gita Surosowan. Prestasi ge­­nerasi muda yang seperti ini yang harus kita perbanyak di Banten, agar berkiprah di kancah nasional dan in­ter­nasional,” tegasnya.

Di akhir pemberian motivasinya, Rano me­minta mahasiswa Banten untuk ber­sungguh-sungguh dalam mengejar cita-citanya.

“Yang kuliah jurusan bahasa asing di Universitas Faletehan, harus lulus tepat waktu. Banten butuh generasi mu­da yang pandai berbahasa Inggris, Man­darin, Jepang, Arab untuk kemajuan Ban­ten. Begitu juga yang kuliah di jurusan arsitek dan kesehatan. Banyak pem­bangunan rumah sakit yang mem­butuh­kan kiprah generasi muda,” pung­kas­nya.

Usai mendapatkan motivasi dari Rano Karno, Presiden Mahasiswa Universitas Faletehan, M Zidan Nugraha mengaku bersyukur kampusnya dikunjungi Rano Karno. Ia mewakili keluarga besar ma­ha­siswa Faletehan menjadi semakin ter­motivasi untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Alhamdulillah kampus kami menjadi salah satu yang menerima KIP Kuliah Merdeka, apalagi dibagikan langsung oleh Pak Rano Karno yang pernah me­mimpin Provinsi Banten,” katanya.

Ia menambahkan, semua pesan dan mo­tivasi yang disampaikan Rano Karno menjadi tambahan semangat ditengah kondisi Banten yang terdampak pandemi Covid-19 cukup parah, tidak hanya di bidang kesehatan namun juga ekonomi.

“Kami beruntung mendengarkan lang­sung kisah sukses Pak Rano terkait per­jalanan hidupnya mulai dari nol hingga menjadi aktor terkenal dan Gu­bernur Banten. Semoga kami bisa me­ngikuti jejak suksesnya,” ungkap Zidan.

Usai memberikan motivasi, Rano Karno secara simbolis menyerahkan Beasiswa KIP-Kuliah Usulan Masyarakat kepada mahasiswa dan Rektor Univer­sitas Faletehan.

Terkait Pilgub Banten 2024, Rano enggan menjawab pertanyaan wartawan terkait peluang dirinya maju kembali sebagai calon gu­bernur.

“Tidak ada komentar, saya ingin fokus menunaikan tanggung jawab saya sebagai anggota DPR RI dapil Banten III (Tangerang Raya) yang tinggal dua tahun lagi,” kata Rano sambil tersenyum se­belum kembali ke Jakarta. (den/air)